Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 20 Februari 2026

Dari Mimpi ke Kunci Rumah: Ibu Dokter Ini Buktikan Kemudahan Punya Hunian Lewat Teknologi BTN

Christopel H Naibaho - Jumat, 20 Februari 2026 18:42 WIB
369 view
Dari Mimpi ke Kunci Rumah: Ibu Dokter Ini Buktikan Kemudahan Punya Hunian Lewat Teknologi BTN
Foto harianSIB.com/Christopel Naibaho
PONSEL: drh Vaswani Samaria Napitupulu saat menggunakan layanan digital Bale by BTN dari ponselnya di Kantor BTN KC Medan, Sumatera Utara, Jumat (20/2/2026).

Akad kredit dilaksanakan di Bank BTN KC Medan, Jalan Pemuda Kecamatan Medan Maimun. Seminggu kemudian kunci rumah sudah di tangan. "Jujur ya, prosesnya nggak ribet, cepat. Saat akad juga enak, petugasnya ramah. Semua dijelaskan dengan baik," tutur Vanny.

Kebahagiaan itu semakin lengkap saat mereka mendapatkan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) sebesar Rp4 juta yang disalurkan melalui BTN sebagai bank pelaksana KPR.

Bantuan tersebut sangat membantu meringankan beban awal pembelian rumah.

"Itu sangat membantu kami. Rasanya bersyukur sekali," katanya.

Kini, rumah tersebut perlahan direnovasi agar semakin nyaman. Bagi Vanny, rumah itu bukan sekadar tempat tinggal, melainkan ruang membangun keluarga dan membesarkan anak-anak dengan penuh cinta.

"Ya, namanya ibu-ibu. Banyak maunya, kan. Mau warna cat ini, mau dapur yang minimalis, teras yang bisa buat santai keluarga. Jadi pelan-pelang aja. Kami menikmati betul prosesnya ini," sebutnya.

Inovasi Layanan BTN Mempermudah

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Zeira Salim: Program Gentengisasi Prabowo Hendaknya Prioritaskan Bagi Korban Bencana Sumatera
Kalapas Tanjungbalai Asahan Tegaskan Terbuka Terhadap Kritik Dari Masyarakat
Beredar Isu Jual Beli Kamar Hunian Bagi Warga Binaan, Kalapas TBA Membantah
Pembangunan Hunian Tetap Korban Banjir Batang Toru Dimulai, Pemerintah Gandeng PTPN IV
Mendagri dan Menteri PKP Resmikan Pembangunan Hunian Tetap bagi Korban Bencana Taput
Bupati Masinton Bersama Yayasan Buddha Tzu Chi Tinjau Rencana Lokasi Hunian Tetap Korban Bencana
komentar
beritaTerbaru