Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 21 Februari 2026

Rico Waas Prioritaskan Digitalisasi, Ambulans Terintegrasi dan Layanan KK-KTP di Kelurahan

Desra A Gurusinga - Sabtu, 21 Februari 2026 06:00 WIB
104 view
Rico Waas Prioritaskan Digitalisasi, Ambulans Terintegrasi dan Layanan KK-KTP di Kelurahan
Foto Dok/Humas
Wali Kota Rico Waas memimpin Rapat Kerja Tematik Pelaksanaan Pembangunan Kota Medan Tahun 2026 terkait peningkatan kualitas dan cakupan pelayanan publik, Jumat (20/2/2026) di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota.

Medan(harianSIB.com)

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan tiga arah utama pembenahan pelayanan publik di Kota Medan, yakni percepatan digitalisasi, penyediaan sistem ambulans terintegrasi, serta pengembalian layanan pengurusan Kartu Keluarga (KK) dan KTP ke tingkat kelurahan.

Penegasan itu disampaikan Rico Waas dalam Rapat Kerja Tematik Pelaksanaan Pembangunan Kota Medan Tahun 2026 terkait peningkatan kualitas dan cakupan pelayanan publik, Jumat (20/2/2026) di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan.

Rapat tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap, Sekda Wiriya Alrahman, Kepala Bappeda Ferry Ichsan, serta pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemko Medan.

Dalam arahannya, Rico Waas menekankan digitalisasi menjadi kunci reformasi birokrasi karena mampu memangkas proses pelayanan yang selama ini dinilai lambat dan berbiaya tinggi.

Baca Juga:
"Transformasi digital tidak boleh hanya berfokus pada teknologi, tetapi juga kesiapan pengguna dan integrasi sistem," tegas Rico Waas.

Ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan sinkronisasi aplikasi daerah dengan sistem pemerintah pusat agar tidak terjadi tumpang tindih layanan.

Selain digitalisasi, Rico Waas juga menyoroti tingginya beban pelayanan di kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) yang mencapai sekitar 1.600 warga per hari. Kondisi itu dinilai menunjukkan perlunya desentralisasi layanan dasar.

Menurutnya, layanan administrasi kependudukan harus lebih dekat dengan warga. Ia meminta jajaran terkait menyiapkan integrasi sistem agar masyarakat dapat mengurus dokumen kependudukan di kantor wilayah terdekat tanpa harus datang ke kantor pusat layanan.

Langkah tersebut diharapkan dapat menghemat waktu masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kota Medan.

Di bidang kesehatan, Rico Waas juga mendorong pembentukan sistem tanggap darurat terintegrasi yang menghubungkan seluruh rumah sakit di Medan dalam satu jaringan digital.

Sistem ini memungkinkan panggilan darurat terdeteksi lokasi secara otomatis dan langsung mengirim ambulans dari fasilitas kesehatan terdekat.

Kerja sama tersebut direncanakan diformalkan melalui nota kesepahaman dengan rumah sakit pemerintah maupun swasta. "Prioritas utama program ini adalah keselamatan warga," ujar Rico Waas.

Ia meminta seluruh perangkat daerah segera menindaklanjuti arahan tersebut dengan langkah konkret dan terukur agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat Kota Medan.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dari Mimpi ke Kunci Rumah: Ibu Dokter Ini Buktikan Kemudahan Punya Hunian Lewat Teknologi BTN
Kalapas Kelas I Medan dengan Kapolrestabes Medan Perkuat Sinergitas Keamanan
13 Hari Ditahan, Kadis PUPR Labura Tak Digantikan Plh
Pemko Medan Matangkan Dua Perhelatan, Ramadhan Fair XX dan Harmoni Imlek 2026
Kadis PUTR Labura Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Rp 600 Juta
Viktor Silaen Minta Pemko Medan Penertiban Penjual Daging Non Halal Jangan Diskriminatif
komentar
beritaTerbaru