Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Dagangan Daging Babi Bersih dari Limbah, Tuduhan Wali Kota Rico Waas Keliru, GAMKI Minta Surat Edaran Dicabut

Horas Pasaribu - Senin, 23 Februari 2026 20:06 WIB
446 view
Dagangan Daging Babi Bersih dari Limbah, Tuduhan Wali Kota Rico Waas Keliru, GAMKI Minta Surat Edaran Dicabut
Foto harianSIB.com/ Horas Pasaribu
SURVEI: Ketua DPP GAMKI Sahat Sinurat, Ketua DPC GAMKI Medan Boydo HK Panjaitan, Sekretaris DPD GAMKI Sumut Erwin Situmorang dan pengurus GAMKI lainnya ketika melakukan survei sejumlah lapak dagang babi, Senin (23/2/2026) di kawasan Medan Kota dan Medan A

Lalu biru Sihotang mengatakan kalau jualan di Sambu sudah tidak ada pembeli. Mereka sudah lama berjualan di Jalan Turi dan mayoritas penduduknya beragama Kristen.

Dia membeli daging babi dari RPH, lapak tempat berjualan di teras rumah dan tidak ada limbah. Pedagang lainnya Hotnida br Sidabutar berdagang di persimpangan Jalan Turi dan Jalan Bahagia, lapaknya bersih tanpa ada limbah sedikitpun.

Pengakuan sama diungkapkan M Simamora dan Boru Simanjuntak di Jalan Nawi Harahap. Mereka juga pernah didatangi Satpol PP dan unsur kelurahan meminta mereka pindah ke Sambu. Tapi mereka menjawab di Sambu tidak ada pembeli, lagipula tidak ada yang keberatan berjualan daging babi di lokasi tersebut.

Dari pantauan di lapangan, tidak ada pedagang yang membuang limbah ke parit seperti kotoran maupun daerah. Justru menurut pedagang, dagangan daging ayam potong yang menghasilkan limbah seperti kotoran, darah maupun bulu. Tapi ironisnya kata mereka kenapa jualan babi saja yang diminta ditertibkan.

Ketua DPP GAMKI Sahat Sinurat, Ketua DPC Medan Boydo HK Panjaitan dan pengurus lainnya tetap menghimbau para pedagang tetap menjaga kebersihan dan toleransi.

"Tetaplah berjualan, kami membela pedagang, karena UMKM adalah pelopor ekonomi kerakyatan yang harus dilindungi. Kami melihat tidak ada yang salah dilakukan pedagang daging babi," kata Boydo Panjaitan, Senin (23/2/2026)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
GAMKI Sumut Desak Wali Kota Medan Kaji Ulang SE Penataan Lokasi Penjualan Daging Non Halal
PGN Masuk 500 Perusahaan Asia-Pasifik Terbaik Versi TIME
Seorang Mahasiswi di Percut Sei Tuan Diduga Dicabuli Oknum Nakes di Klinik
Stok Pangan Sumut Aman Jelang Lebaran, Harga Tetap Stabil
Terkait Ratusan Siswa di Dairi Keracunan, Dinkes Sumut: Hasil Uji Lab Temukan Mikrobiologi pada Sampel MBG
Dugaan Korsleting Aki Picu Kebakaran Mobil di SPBU Pakam, Rugi Rp20 Juta
komentar
beritaTerbaru