Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 25 Februari 2026

Pemerintah Percepat Bangun Jembatan di Daerah Terdampak Bencana

Danres Saragih - Rabu, 25 Februari 2026 20:48 WIB
97 view
Pemerintah Percepat Bangun Jembatan di Daerah Terdampak Bencana
Foto: harianSIB.com/Danres Saragih
KONPRES: Basarin Yunus Tanjung dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumut melakukan Konpres terkait Perkembangan Penanganan Bencana Alam Sumut di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponengoro Medan, Rabu (25/2/2026).

Medan(harianSIB.com)

Pemerintah terus mempercepat pembangunan jembatan di sejumlah daerah terdampak bencana banjir guna memulihkan konektivitas antarwilayah dan memastikan distribusi logistik bagi masyarakat tetap berjalan. Upaya percepatan itu dilakukan agar aktivitas warga dapat segera kembali normal, khususnya di wilayah yang selama ini memiliki akses terbatas.

"Ada 10 jembatan yang sedang kita bangun bekerja sama dengan TNI, sekarang sudah siap delapan jembatan. Tapi karena terjadi peristiwa banjir kembali pada tanggal 11 dan 16 Februari yang lalu maka ada satu jembatan yang kembali bergeser dan mengalami kerusakan tapi akan kita perbaiki kembali," ujar Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sumut Basarin Yunus Tanjung dalam temu pers yang diselenggarakan Dinas Kominfo Sumut di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (25/2/2026).

Basarin yang juga Ketua Harian Satgas Penanganan Darurat Bencana Provinsi Sumut menjelaskan, wilayah dengan akses terbatas tersebut bukan terisolir. Wilayah itu masih dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua dan berjalan kaki. Namun, untuk kendaraan roda empat, akses baru dapat dilalui setelah dilakukan perbaikan jalan dan jembatan.

Baca Juga:
Pembangunan jembatan di desa-desa dengan akses terbatas dilakukan bekerja sama dengan TNI. Berdasarkan data pembaruan Posko Darurat Bencana Sumut per 25 Februari 2026, wilayah dengan akses terbatas terdapat di dua kabupaten, yakni Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) dan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Di Taput, wilayah terdampak berada di dua kecamatan dan empat desa, yakni Kecamatan Sipaholon dan Parmonangan dengan desa Rura Julu Tomuan, Pertengahan, Huta Tua dan Huta Julu Parbalik. Sementara di Tapteng, wilayah dengan akses terbatas terdapat di Kecamatan Tukka dan Sibabangun, meliputi Desa Saur Manggita, Desa Sait Kalangan Dua, Desa Sigiring-giring, dan Desa Sibio-bio.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sekdakab Tapteng Lantik Direktur PT. Sarana Pembangunan Tapian Nauli
Masjid Al-Huda Desa Tubiran Terima Bantuan Rp 55 Juta
Sarulla Operations Ltd Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis Pembangunan Taput
Revitalisasi Tuntas 100 Persen, Tiga SD di Taput Kini Lebih Nyaman dan Representatif
Temui Menko Infrastruktur, Bupati Karo Usulkan Proyek Strategis Jalan dan Pariwisata
Pembangunan Jalan Rabat Beton Selesai, Masyarakat 3 Nagori di Kecamatan Ujung Padang Gelar Syukuran
komentar
beritaTerbaru
Jaksa Agung Kunker ke Sumut

Jaksa Agung Kunker ke Sumut

Medan(harianSIB.com)Jaksa Agung RI, ST Burhanuddin melanjutkan kunjungan kerja (kunker) ke Sumatera Utara (Sumut) untuk beberapa hari ke