Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 02 Maret 2026

Bobby Kecewa Anggaran Pascabencana ke Sumut Rp 2,1 T, Cabut dari Rapat

Redaksi - Senin, 02 Maret 2026 17:19 WIB
121 view
Bobby Kecewa Anggaran Pascabencana ke Sumut Rp 2,1 T, Cabut dari Rapat
Nizar Aldi/detikSumut
Gubsu Bobby Nasution saat di pembangunan sekolah rakyat di Kota Padangsidimpuan,Sumut

Bobby kemudian menjelaskan jika pemerintah pusat mengalokasikan Rp 56 triliun untuk penanganan pascabencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Namun, Sumut mendapat paling sedikit di banding yang lain, yakni Rp 2,1 triliun.

"Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran Rp 56 triliun lebih untuk membantu daerah terdampak bencana, Rp 56 triliun itu dibagilah ke 3 provinsi, yang kemarin kita keberatan adalah pembagian ke Provinsi Sumatera Utara hanya Rp 2,1 triliun dari Rp 56 triliun, sedangkan kebutuhan kita ada Rp 30 triliun lebih," ujarnya.

Sehingga Bobby kecewa terhadap pembagian anggaran R3P tersebut padahal Sumut merupakan daerah terparah setelah Aceh. Bobby kemudian mempertanyakan apa yang menjadi dasar pembagian anggaran tersebut.

"Ini yang kita sampaikan, kita sedikit kecewa, dan keberatan dengan angka tersebut, padahal kita korban ya namanya bencana pasti tolak ukur adalah dampaknya, korbannya setelah Aceh kita korban terbanyak, juga seperti rumah hilang juga kita salah satu terbanyak," sebutnya.

"Tapi anggarannya kita yang paling kecil, ini yang kita pertanyakan alasanya apa, dasarnya apa, kok bisa dari Rp 56 triliun itu pembagian ke daerahnya seperti apa, dilihat dari jumlah korban harusnya kita nggak segitulah angkanya, dilihat dari kerusakan juga harusnya nggak segitu," imbuhnya. (*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sudung Situmorang Monitoring Penanganan Kasus Korupsi di Sumut
REI Sumut Siap Bangun 1.067 Rumah Polri
DPRDSU: Kemandirian APBD Sumut Membaik
Polda Sumut Panggil Pria Berinisial FD Terkait Dugaan Suap Bupati Remigo Berutu
IMI Sumut Optimis Reli Internasional Hadir
5 Karateka Shindoka Sumut Dipanggil Ikuti Kejuaraan APSKF
komentar
beritaTerbaru