Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Maret 2026

Warga Dua Desa Protes Pemasangan Portal Jalan Oleh PTPN 4 Kebun Sei Putih Galang

Jekson Turnip - Selasa, 03 Maret 2026 15:28 WIB
151 view
Warga Dua Desa Protes Pemasangan Portal Jalan Oleh PTPN 4 Kebun Sei Putih Galang
Foto Dok/Warga
PORTAL: Warga keberatan dengan pemasangan portal di Kebun Sei Putih, Galang, Senin (2/3/2026).

Deliserdang(harianSIB.com)

Sejumlah warga Desa Kotangan dan Desa Sei Putih Kecamatan Galang Kabupaten Deliserdang melakukan aksi protes terhadap pemasangan portal jalan oleh pihak PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Kebun Sei Putih, Galang, Senin (2/3/2026) sore.

Warga berkumpul dan mendatangi pos centeng ( security) kebun di lokasi. Mereka meminta pihak perusahaan segera membongkar kembali portal yang didirikan. Sebab menurut warga belum ada kordinasi dengan warga setempat, yang merupakan pengguna jalan.

Diketahui akses jalan yang dipasangi portal itu merupakan akses utama masyarakat dan sudah dibangun aspal oleh Pemerintah Kabupaten Deliserdang.

"Enggak pernah seumur-umur jalan desa ini dipasang portal. Baru manager kebun sekarang ini yang berbuat semena-mena memasang portal jalan masyarakat yang sudah dibangun Pemerintah Kabupaten Deliserdang," ucap Siren salah seorang warga Dusun IX, Desa Sei Putih.

Baca Juga:
Siren menyebutkan masyarakat keberatan dengan pemasangan portal karena itu dianggap semena -mena dan kebijakan sepihak pihak Kebun PTPN IV .

"Masyarakat tidak mau ada kejadian, ini jalan sudah dibangun aspal pemerintah bukan jalan kebun lagi, kenapa harus dipasang portal, enggak pernah seumur -umur jalan ini diportal kecuali di dalam kebun sana, baiknya kordinasi dulu dengan masyarakat setuju atau tidak dengan adanya pemasangan portal itu. Ini bisa jadi masalah yang akan menyulitkan masyarakat dikemudian hari," ucapnya saat ditemui di lokasi.

Sementara itu Ketua Badan Pengawasan Desa ( BPD) Desa Kotasan, Rasiadi Sipayung membenarkan kalau warga menolak pemasangan portal jalan penghubung Desa Kotangan dengan Desa Sei Putih yang sudah di aspal Pemkab Deliserdang itu.

"Siang tadi masyarakat telah berkumpul di jalan yang baru dipasang portal oleh pihak PTPN IV Kebun Sei Putih, kami dari warga sangat menolak keras pemasangan portal itu," kata Rasiadi.

Menurut Rasiadi, pemasangan portal ini dilakukan secara sepihak oleh perusahaan tanpa melibatkan masyarakat maupun pemerintah desa atau kecamatan setempat.

"Masyarakat sejak lahir disini belum pernah jalan ini dipasangi portal, apalagi sudah dibangun aspal oleh pemerintah, buka portal itu, jangan sampai terjadi konflik dengan warga," tegas Rasiadi.

Rasiadi menjelaskan, warga tadi sudah berupaya untuk bertemu dengan manager kebun namun sangat disayangkan mereka tetap menolak membongkar portal itu.

"Sudah ribut tadi warga dengan security kebun sampai datang Polisi dan Koramil tapi pihak kebun tetap menolak membongkar portal, tapi intinya warga tetap minta portal segera dibongkar,"ujarnya.

Terkait konflik warga dengan pihak perkebunan PTPN IV Sei Putih di Desa Kotangan, Kapolsek Galang AKP Dodi Martha SH MH saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya sudah melakukan upaya mediasi antara kedua belah pihak.

Mediasi meminta ke Kepala Desa setempat menyelesaikannya dan kepala Desa yang akan membuat kesepakatan tertulis yang disepakati masing-masing pihak baik warga maupun perusahaan.

"Iya informasi dari anggota di lapangan, sudah dilakukan mediasi oleh kepala desa setempat, nanti akan buat kesepakatan warga. Pihak perusahaan memasang portal dengan alasan menjaga keamanan kebunnya dan portal dipasang itu juga ada yang jaga security untuk bertugas buka tutup palang bukan dilarang warga lewat," kata Kapolsek.(**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
2 Pengedar Sabu Diciduk Reskrim Polsek Galang
Perda Tak Disahkan, Anggota BPD Karo Terlantar 3 Tahun
Bupati Langkat: BPD dan Kades Harus Serius Majukan Desa Sesuai Nawacita
Pencuri Pukuli Ibu dan Anaknya di Galang
Polsek Galang Tangkap Pencuri Sawit
Polsek Galang Tangkap Pelaku Curas, 2 Lagi Tahap Pencarian
komentar
beritaTerbaru