Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 Juli 2026

Sambut Harlah ke-18, PGM Indonesia Binjai Bekali Guru Kuasai AI dan Etika Digital

Muhammad Irsan - Kamis, 02 Juli 2026 13:53 WIB
101 view
Sambut Harlah ke-18, PGM Indonesia Binjai Bekali Guru Kuasai AI dan Etika Digital
Dok : harianSIB.com/M Irsan
FOTO BERSAMA : PD PGM Indonesia Kota Binjai foto bersama usai menyerahkan sertifikat kepada peserta sebagai bentuk apresiasi dalam meningkatkan kompetensi, yang digelar di Aula Amru Daulay Insan Islahiyah Binjai, Kamis (2/7/2026).

Binjai(harianSIB.com)

Pengurus Daerah (PD) Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Kota Binjai terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas dan profesionalisme tenaga pendidik.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Seminar Peningkatan Kompetensi Guru Madrasah yang mengusung tema "Transformasi Pembelajaran Digital: Membangun Aplikasi Edukatif untuk Meningkatkan Kompetensi, Etika, dan Kesiapan Mental Siswa" di Aula Amru Daulay Insan Islahiyah Binjai, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan yang menjadi rangkaian peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-18 PGM Indonesia itu diikuti sebanyak 263 guru madrasah dari jenjang Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA). Hadir pula jajaran Kementerian Agama, tokoh pendidikan, pejabat pemerintah, serta tamu undangan dari berbagai instansi.

Seminar ini menjadi wadah peningkatan kompetensi guru dalam menghadapi transformasi pendidikan di era digital. Selain membekali peserta dengan pemanfaatan teknologi pembelajaran, kegiatan tersebut juga menekankan pentingnya pembentukan karakter, etika, dan kesehatan mental peserta didik.

Rangkaian acara diawali dengan registrasi peserta, sosialisasi dari Bank Syariah Indonesia (BSI), pengenalan Kampus Insan Islahiyah Binjai, serta penampilan Tari Persembahan Sanggar Tari MIN Binjai yang menyambut tamu undangan dengan nuansa budaya Melayu.

Pembukaan berlangsung khidmat diawali pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Fachrur Rozi S.Pd, dilanjutkan doa oleh Ketua MUI Kota Binjai, serta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PGM Indonesia.

Ketua Panitia, Mariani Br Sitepu S.Pd, mengatakan seminar ini merupakan langkah nyata PGM Indonesia dalam meningkatkan kapasitas guru agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa mengesampingkan pembentukan karakter peserta didik.

"Guru madrasah harus mampu menjadi agen perubahan. Transformasi digital bukan hanya tentang menguasai teknologi, tetapi juga menghadirkan pembelajaran yang mampu membentuk generasi berakhlak, beretika, kreatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan," ujarnya.

Ketua PD PGM Indonesia Kota Binjai, Jamilah, S.Ag MM., mengapresiasi antusiasme peserta serta dukungan berbagai pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, seminar ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya berbagai inovasi pembelajaran digital yang dapat diterapkan di madrasah guna meningkatkan mutu pendidikan.

Seminar turut dihadiri Korwil PGM Indonesia Wilayah Sumatera, Ir Budhi Santri Kusuma, ST MT CST IPU ASEAN Eng., yang memberikan motivasi kepada para guru agar terus meningkatkan profesionalisme di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Binjai, Dr H Mustapid, MA., yang membuka kegiatan secara resmi menegaskan bahwa guru madrasah harus menjadi garda terdepan dalam menghadirkan pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada pembentukan peserta didik yang memiliki kecakapan digital sekaligus karakter Islami yang kuat.

Dalam kesempatan tersebut, panitia bersama Korwil PGM Indonesia Wilayah Sumatera juga menyerahkan piagam penghargaan kepada sejumlah tokoh yang dinilai berjasa dalam mendukung perkembangan organisasi dan kemajuan pendidikan madrasah.

Memasuki sesi inti, peserta memperoleh materi dari Dr. Juanda Hakim Lubis, ST, M.Kom., mengenai pemanfaatan teknologi digital dan Artificial Intelligence (AI) sebagai media pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan generasi digital. Sementara itu, Dra. Seriwati Bukit, M.Psi, memaparkan pentingnya etika digital, penguatan kesehatan mental, kecerdasan emosional, serta pembentukan karakter siswa agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana dan bertanggung jawab.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang seminar. Berbagai pertanyaan mengenai implementasi AI dalam pembelajaran, pengembangan media edukatif, hingga strategi menciptakan lingkungan belajar yang sehat mewarnai sesi diskusi.

Sebagai penutup, panitia menyerahkan sertifikat kepada seluruh peserta sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam meningkatkan kompetensi profesional.

Melalui kegiatan ini, PGM Indonesia Kota Binjai kembali menegaskan perannya sebagai organisasi profesi yang konsisten mendorong peningkatan kualitas guru madrasah. Tidak hanya memperkuat kompetensi digital, seminar tersebut juga menjadi ruang mempererat silaturahmi, memperkuat kolaborasi, serta menumbuhkan budaya inovasi di kalangan pendidik.

Dengan semangat "Guru Madrasah Bertransformasi, Pendidikan Berkualitas, Indonesia Berprestasi", PGM Indonesia Kota Binjai optimistis mampu melahirkan guru-guru profesional yang menguasai teknologi digital tanpa meninggalkan nilai-nilai akhlak, etika, dan karakter sebagai fondasi dalam mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru