Medan(harianSIB.com)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) mendorong percepatan realisasi proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Medan Raya yang merupakan bagian dari Program Strategis Nasional (PSN). Proyek tersebut ditargetkan dapat melaksanakan groundbreaking Desember 2026.
Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Surya saat menerima kunjungan Director Investment Danantara Fadli Rahman untuk menyampaikan perkembangan proyek PSEL di Provinsi Sumut, khususnya kolaborasi Kabupaten Deliserdang dan Kota Medan. Pertemuan berlangsung di Pendopo Lantai 9 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis (10/9/2026).
Surya mengatakan proyek PSEL Medan Raya bukan lagi berada pada tahap awal perencanaan. Berbagai persiapan telah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir, sehingga saat ini yang diperlukan adalah percepatan eksekusi di lapangan.
"Ini sudah dimulai sejak 2023. Berarti PSEL ini sudah start, tinggal eksekusi di lapangan. Tidak ada cerita tidak jalan. Ini program yang sangat baik untuk mengatasi persoalan sampah," ujar Surya.
Baca Juga:
Menurutnya, saat ini pemerintah daerah perlu memastikan sejumlah hal yang menjadi tanggung jawab daerah, terutama terkait kesiapan lahan dan kepastian pasokan sampah.
PSEL Medan Raya direncanakan mengolah sekitar 1.700 ton sampah per hari yang berasal dari Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang. Pasokan tersebut ditargetkan dapat terjaga secara konsisten dalam jangka panjang.
"Ini tidak lagi masalah anggaran dan perencanaan. Tinggal lahan dan penyediaan sampah selama 30 tahun, 1.700 ton per hari antara Pemko Medan dan Deliserdang," katanya.