Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 17 Oktober 2026

Kabut Asap Selimuti Sumut, Jarak Pandang Rendah hingga 3 Hari ke Depan

Redaksi - Kamis, 15 Oktober 2026 20:41 WIB
332 view
Kabut Asap Selimuti Sumut, Jarak Pandang Rendah hingga 3 Hari ke Depan
Dok KAI Divre I Sumut
Suasana di Stasiun Kereta Api Medan, Kamis (15/10/2026) kabut asap selimuti kota Medan.

Medan(harianSIB.com)

Sebaran kabut asap masih menyelimuti wilayah Sumatera Utara hari ini. Kondisi jarak pandang rendah akibat kabut dan asap diprakirakan masih terjadi hingga tiga hari ke depan.

Berdasarkan hasil pengamatan BMKG pada Kamis (15/10/2026) pukul 13.00 WIB, jarak pandang di Stasiun Meteorologi Kualanamu, Aek Godang, dan Silangit berkisar 1-2 kilometer.

Kepala BBMKG Wilayah I Medan Hendro Nugroho mengungkapkan bahwa asap diduga berasal dari Sumbagsel dan Kalimantan.

"Pola pergerakan angin tersebut mengindikasikan bahwa sebaran asap di wilayah Sumatera Utara merupakan asap kiriman dari wilayah Sumatera bagian selatan dan Kalimantan yang terbawa oleh pergerakan angin," ungkap Hendro, Kamis (15/10/2026) yang dilansir Detik.com.

Baca Juga:

Angin terpantau bertiup dari timur hingga tenggara menuju barat laut hingga utara. Meski demikian, Hendro menyebut sumber asal asap secara pasti masih memerlukan analisis lebih lanjut dengan mempertimbangkan dinamika atmosfer dan data pendukung lainnya.

Sementara itu, hasil pemantauan citra satelit pada 15 Oktober 2026 menunjukkan terdapat dua titik panas (hotspot) kategori sedang di Sumut, yakni di Kabupaten Asahan.

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kabut Asap Masuk Sumut, Bobby Nasution Imbau Pembelajaran Jarak Jauh dan Minta Kepala Daerah Pantau Kualitas Udara
Pemprov Sumut Terbitkan Surat Edaran Kewaspadaan Karhutla dan Polusi Udara, Warga Diminta Waspada
Kabut Asap dan Cuaca Ganggu Penerbangan di Kualanamu, Tiga Dibatalkan
DLHK dan BKSDA Sumut Bagikan Masker kepada Pengguna Jalan
Kapolda Sumut Buka Hotline Pengaduan Masyarakat
Dishub Sumut Imbau Warga Waspada Berkendara Saat Kabut Asap
komentar
beritaTerbaru