Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 01 November 2026

Rayakan 13 Tahun, Adelle Jewellery Hadirkan The Woven Collection bersama Kemenparekraf RI

Donna Hutagalung - Minggu, 01 November 2026 11:27 WIB
175 view
Rayakan 13 Tahun, Adelle Jewellery Hadirkan The Woven Collection bersama Kemenparekraf RI
Foto: harianSIB.com/Donna Hutagalung
CEO Adelle Jewellery, Michael Surya bersama Direktur Kriya Kemenparekraf RI Neli Yana memperlihatkan koleksi The Woven Collection pada perayaan 13 tahun Adelle Jewellery, di Medan, Sabtu (31/10/2026).

Medan(harianSIB.com)

Mengangkat kekayaan alam dan kerajinan tradisional Indonesia ke dalam karya perhiasan kelas atas, Adelle Jewellery memperkenalkan The Woven Collection. Koleksi terbaru yang diluncurkan di Medan, Sabtu (31/10/2026) ini, terinspirasi dari seni anyaman rotan Indonesia yang diterjemahkan ke dalam desain fine jewellery kontemporer.

Peluncuran koleksi tersebut menjadi bagian dari kampanye The Art of Jewellery, sekaligus menandai perjalanan 13 tahun Adelle Jewellery dalam memadukan desain, inovasi, craftsmanship dan cerita yang berakar pada budaya Indonesia.

Pengembangan The Woven Collection melibatkan kolaborasi dengan para pengrajin lokal dan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif RI. Prosesnya diawali dengan riset dan eksplorasi mendalam untuk menerjemahkan karakter, pola, serta teknik anyaman rotan ke dalam perhiasan modern.

Melalui koleksi ini, Adelle Jewellery ingin memperkenalkan rotan sebagai salah satu kekayaan alam Indonesia yang belum banyak dikenal secara luas. Lebih dari sekadar material, rotan dinilai memiliki karakter yang selaras dengan natural diamond. Keduanya berasal dari alam dan membutuhkan proses panjang sebelum akhirnya menjadi sebuah karya seni bernilai tinggi.

Baca Juga:
Proses menganyam rotan juga mencerminkan kesabaran dan ketekunan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan prinsip craftsmanship yang diterapkan Adelle Jewellery dalam setiap proses pembuatan perhiasan.

Untuk mewujudkannya, Adelle Jewellery melakukan riset mendalam dengan melibatkan 50 pengrajin seni anyaman rotan. Tahapan pengembangan mencakup pembuatan sketsa, eksplorasi pola, hingga penyusunan prototipe.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
HT Erry Nuradi: Posisi Paslon Jokowi-Maˊruf di Medan Mengkhawatirkan, Ajak Koalisi Kerja Keras
Denai, Helvetia Sama Ingin Juara di Porkot Medan X
Polrestabes Medan Ringkus 2 Pemasok Ekstasi ke Lokasi Hiburan Malam
Ayen Terluka Parah Ditikam OTK di Medan
Wali Kota Medan Minta Camat dan Lurah Tingkatkan Kapasitas untuk Beri Pelayanan Publik
Anggota DPRD Medan Minta Jalan Medan Labuhan yang Rusak Segera Diperbaiki
komentar
beritaTerbaru