Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 05 Agustus 2026

Sahuti Protes Masyarakat, Komisi C DPRD Deliserdang Sidak ke Penginapan Bidadari Inn

- Rabu, 27 Mei 2015 11:09 WIB
352 view
Sahuti Protes Masyarakat, Komisi C DPRD Deliserdang Sidak ke Penginapan Bidadari Inn
INSPEKSI MENDADAK: Sejumlah anggota DPRD Deli Serdang dari Komisi C melakukan inspeksi mendadak di penginapan Bidadari Inn menampung aspirasi dan keluhan warga sekitar, Selasa (26/5) siang.
Lubuk Pakam (SIB)- Penginapan  Bidadari Inn yang berada di pinggir Jalan Lintas Sumatera dusun Warung Seri Desa Sukamandi Hulu Kecamatan Pagar Merbau ditengarai terus beroperasi walau tidak mengantongi izin. Malah isu yang beredar dari warga setempat  hotel itu semakin gencar  dijadikan tempat sewa menyewa kamar oleh pasangan bukan suami isteri.

Banyaknya laporan warga terkait Hotel Bidadari Inn yang sudah sangat meresahkan warga, membuat Komisi C DPRD Deliserdang pun meresponnya. Sebanyak 7 anggota  Komisi C DPRD Deliserdang akhirnya melakukan Inspeksi mendadak (Sidak) pada Selasa (26/5) siang.

Nusantara Tarigan Silangit SE anggota Komisi C dari Fraksi Nasdem mengatakan kepada SIB bahwa sejak berdiri tahun 2009 silam, warga sekitar penginapan Bidadari Inn sudah sangat resah. Pasalnya, warga takut kampungnya dinilai warga lain sebagai kampung mesum, apalagi lokasi hotel itu tak jauh dari rumah ibadah kata Nusantara dengan nada tinggi.

Satpol PP Deliserdang juga dipertanyakan kenapa tebang pilih hanya berani kepada pedagang kecil melakukan penggusuran apabila berjualan di lokasi yang dilarang, sedangkan Bidadari Inn sudah jelas tidak memiliki izin namun tetap beroperasi tak berani dibongkar Satpol PP.

Sementara anggota Komisi C dari Fraksi PAN DPRD Deliserdang, Bayu Sumantri Agung menambahkan, dengan berdirinya  Bidadari Inn maka harga diri Pemkab Deliserdang telah tercoreng.

Dikatakannya,  sekitar 3 tahun lalu  Pemkab Deliserdang pernah melakukan penertiban di  Bidadari Inn, namun masih saja tetap beroperasi, bahkan sudah pernah dilakukan pembongkaran pagar depan hotel itu oleh Satpol PP, tapi sampai saat ini masih juga beroperasi.         

“ Saya yakin pengusahanya itu sangat hebat, sehingga Pemkab takut sama pengusahanya, atau pula yang hebat adalah bekingnya, karena penginapan tak miliki izin mendirikan bangunan, namun tetap beroperasi” ucap Bayu.(Dik-RH/c)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru