Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 04 Agustus 2026

Aksi Aktivis Jalin D-Toba Dibubarkan Paksa di Lapangan Merdeka Medan

- Jumat, 29 Mei 2015 10:53 WIB
436 view
Aksi Aktivis Jalin D-Toba Dibubarkan Paksa di Lapangan Merdeka Medan
Medan (SIB)- Tindakan Pemko Medan dan kepolisian yang membubarkan paksa kegiatan Jalin D-Toba yang menuntut agar izin PT TPL dan perusahaan lain yang diduga merusak kawasan Danau Toba dicabut. Pembubaran paksa tersebut dilakukan aparat Pemko Medan dan oknum kepolisian dengan cara mencabut spanduk, baliho dan berbagai foto yang menggambarkan kerugian dan kerusakan lingkungan di sekitar Danau Toba.

“Mereka menurunkan paksa berbagai baliho, foto dan spanduk mengenai kerusakan lingkungan pada pukul 13.00 WIB dan aksi pembubaran ini dipimpin Edi Nugroho yang mengaku staf Dinas Pertamanan atas perintah Zulkifli Sitepu dan turut juga dilakukan Aiptu Toni dari Intel Polresta Medan,” ucap Murni Huber Tobing selaku koordinator Jaringan Lingkungan Danau Toba (Jalin D-Toba) kepada SIB di Lapangan Merdeka Medan, Selasa (26/5).

Murni mengatakan, untuk mengadakan pameran foto, aksi teatrikal, pemutaran film dan pembacaan puisi terkait kerugian yang dialami masyarakat Tapanuli tersebut, Jalin D-Toba sebelumnya telah meminta izin ke Pemko Medan dan pihak kepolisian pada tanggal 17 Mei 2015 lalu. Namun pada hari kedua saat aksi teatrikal sedang berlangsung mereka mengaku terkejut dengan pembubaran paksa yang dilakukan Pemko dan pihak kepolisian yang dinilainya mengintervensi kegiatan mereka.

Sementara Swangro Lumbanbatu selaku pimpinan aksi mengecam keras tindakan arogan oknum aparat Polresta dan Pemko Medan yang dinilainya mengintimidasi dan membubarkan paksa kegiatan aktivis lingkungan untuk menyuarakan kerusakan Danau Toba.

Swangro menceritakan, kegiatan tersebut awalnya berjalan baik namun terganggu dengan kehadiran pihak kepolisian dan Pemko Medan. (DIK-AB/DIK-FS/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru