Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 20 September 2026

Tak Terima Ditilang Pengendara Sepeda Motor Ngamuk

- Jumat, 05 Juni 2015 10:49 WIB
491 view
Tak Terima Ditilang Pengendara Sepeda Motor Ngamuk
Medan (SIB)- Tak terima ditilang, seorang pengendara sepeda motor mengamuk kepada petugas Polantas Polsek Medan Timur di Jalan Prof HM Yamin, Medan Timur persisnya di depan Mesjid Juang 45, Kamis (4/6) pagi.

Menurut informasi yang diperoleh, awalnya pengendara sepeda motor itu diketahui bernama Dedi (25) warga Jalan Cokroaminoto Medan Timur, melintas dengan sepeda motornya di kawasan Jalan HM Yamin Medan. Karena tak memakai helm, ia dihentikan oleh Polantas yang sedang melakukan pengamanan.

Dedi pun berhenti setelah di hadang petugas  dan diminta menunjukkan surat-surat kelengkapan kendaraannya. Tapi Dedi tak bisa menunjukkan STNK dan SIM sepeda motornya. Selanjutnya Polantas menyarankan agar Dedi turun dari sepeda motor. Namun pria itu bersikeras tak mau turun.

Bukan itu saja, Dedi malah memaki petugas dengan kata-kata kotor. Terang saja petugas merasa emosi melihat tingkah pengendara itu.

Beberapa saat kemudian Dedi, semakin bertindak kasar dan berusaha memukul dan menendang petugas lalu lintas itu. Beruntung petugas itu menghindar.

Tapi, akibat perlakuan kasar itu, kaca steling yang ada di warung milik Syariafah (45) pecah. Melihat aksi keributan itu, beberapa warga meredam dan memboyong pria itu ke Mapolsek Medan Timur.

Masih kata dia, saat disaksikannya, polisi bermaksud baik agar si pengendara motor itu menunjukkan STNK dan SIM. Tapi si pengendara motor itu tak mau dan langsung emosi.

 Dedi kemudian diperiksa di ruang penyidik Polsek Medan Timur. Saat di kantor polisi, penyidik memperlihatkan surat bahwa Dedi mengalami gangguan mental. (Dik-SPS/w)
 
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru