Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 21 September 2026

Anak Pengidap Leukemia Butuh Uluran Tangan Dermawan

- Sabtu, 25 Juli 2015 11:17 WIB
714 view
Anak Pengidap Leukemia  Butuh Uluran Tangan Dermawan
SIB/Dok
Dito Sebastian, (2,9) tahun asal Pamingke Kecamatan Aek Natas Kabupaten Labura. menderita penyakit leukemia membutuhkan uluran tangan dermawan. Saat ini sedang dirawat di ruang Rindu B 4 Anak, Kamar 39 Rumah Sakit Adam Malik Medan.
Medan (SIB)- Dito Sebastian sudah  5  bulan tercatat sebagai pasien penderita  leukemia dan saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit  Adam Malik Medan. Kondisi tubuhnya lemah dengan wajah pucat  terbaring lesu di pangkuan orang tuannya.

 Menurut penuturan kedua orang tuanya yang berprofesi sebagai wiraswasta, awalnya anak mereka yang sudah berusia hampir 3 tahun tersebut sering demam dan  rewel  karena mengeluh sendinya sakit. Akhirnya mereka melakukan pemeriksaaan di RS Adam Malik dan di diagnosa terkena leukimia oleh dokter.

 Sejak saat itu mereka menjadi rutin bolak balik ke Medan untuk kontrol kesehatan secara berkala.

"Tahulah kalo Leokemia harus kemoterapi dan pemeriksaan kesehatan secara rutin sehingga harus bolak balik ke Medan dari Labura, bahkan terkadang kami 4 kali sebulan ke Medan. Selain kemo anak kami harus transfusi darah, Juli ini saja sudah 5 kantong darah yang digunakan" ujarnya
Dia menjelaskan, harus bolak-balik dari tempat tinggalnya  menuju Medan menyebabkan  pekerjaan sehari-harinya menjadi terganggu. Kondisi tersebut berdampak pada prekonomiannya. Sehingga Purba ayah kandung anak tersebut   harus berpikir ekstra keras untuk bisa menutupi biaya mengantarkan anaknya berobat.

Ditemui  di ruang Rindu B 4 Anak Kamar 39, Jumat (24/7), Purba berharap agar ada pihak-pihak  yang bersedia untuk memberikan uluran tangan dalam meringankan beban yang sedang dihadapinya.

"Mudah-mudahan ada yang tersentuh hatinya untuk membantu kami. Penghasilan saya pas pasan" akuinya.

Dia menjelaskan saat ini biaya berobat sudah ditangani BPJS. Akan tetapi untuk biaya seperti harus bolak balik ke Medan dan biaya kebutuhan tambahan  dalam merawat buah hatinya dirasa sangat kurang. "Setiap bulan saya mengeluarkan biaya hingga Rp 4 juta, masih jauh dari penghasilan saya.  Yah mau gimana lagi.  tapi kami tetap tabah  dan berharap semoga anak kami  lekas sembuh,"katanya.

Sementara itu Meli Harahap, Penanggung Jawab Ruangan Pasien Hematologi RS Adam Malik mengatakan keluarga tersebut merupakan pasien BPJS dan saat ini sedang menjalani perawatan di RS Adam Malik.  "Kita melayani pasien dengan maksimal agar keluhan setiap pasien bisa diatasi. Memang kalau leukemia pasien akan melakukan control kesehatan  ke rumah sakit  secara berkala untuk penanganan medis, dan leukemia itu bisa sembuh. Banyak pasien yang sudah sembuh dan bahkan ada pasien yang pernah saya rawat  sembuh dan saat ini sudah menikah,"ujarnya. (DIK-DH/y)





SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru