Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Maret 2026
Korban Kapal Karam di Malaysia

Tiga Jenazah TKI Dijemput di Bandara Kualanamu, Anggota DPD RI Kunjungi Keluarga

- Rabu, 09 September 2015 10:15 WIB
334 view
Tiga Jenazah TKI Dijemput di Bandara Kualanamu, Anggota DPD RI Kunjungi Keluarga
Kualanamu (SIB)- Tiga jenazah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Sumut yang jadi korban dalam musibah karamnya kapal tongkang di perairan laut Malaysia, Selasa (8/9) petang tiba di Bandara Kualanamu.

Jenazah TKI yang tiba dari Kualalumpur diangkut pesawat Malaysia Airlines, itu adalah Asmina binti Hamzah (45) warga Jalan Mayjen Sutoyo Sukamaju Binjai dan Sania binti Miskan (27) warga Desa Besar Dua Terjun Serdangbedagai serta Masrun bin Anyem warga Desa Tanjungmuda 7 Kecamatan Airputih Batubara.

Di Terminal Kargo Bandara Kualanamu kedatangan ketiga jenazah itu disambut Kadisnaker Sumut Bukit Tambunan. Kepala BP3TKI Sumut Syahrum SE dan sejumlah keluarga korban musibah karamnya kapal yang ditumpanginya di perairan laut Malaysia.

Koordinator Pelayanan TKI di Kualanamu Dodi Manik menyatakan, biaya permulangan TKI Sumut itu ditanggung BP3TKI.

Plt Gubsu Ir HT Ery Nuradi menjelaskan, tenaga kerja Indonesia asal Sumut yang ikut tewas dalam musibah karamnya kapal di perairan Malaysia berjumlah 7 orang. Empat jenazah pertama tiba di Bandara Kualanamu Senin kemarin dan menyusul tahap kedua tiga jenazah tiba dari Kualalumpur Malaysia Selasa.

Ketiga jenazah tahap kedua itu tiga mobil ambulan berangkat membawanya ke kediaman keluarga masing-masing untuk dikebumikan. 

Sementara itu dua anggota DPDRI di antaranya Parlindungan Purba SH dan Jasamen Purba asal Kepulauan Riau Selasa (8/9) sekitar pukul 15.00 WIB mengunjungi rumah keluarga Sarifah (38) warga Dusun I Desa Cempedaklobang Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai  yang ikut menjadi korban bersama kapal Tongkang Tanjungbalai tenggelam di perairan Malaysia.

Di hadapan keluaraga Sarifah, Parlindungan mengatakan kita turut prihatin dan berduka atas kejadian ini. Namun ketika dicek dalam daftar nama-nama penumpang tidak ada nama Sarifah. Mudah-mudahan dia masih selamat. Namun demikian kita datang ke Sei Rampah ketemu langsung dengan keluarga meminta identitas kartu keluarga, paspor dan gambar  Sarifah  serta melaporkannya ke Kementrian Luar Negeri agar segera dicari sampai dapat karena keluaraga sedang menunggu. (A15/A27/y)






SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru