Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 31 Maret 2026

Tanggul Sungai Jebol, Banjir Rendam Rumah Warga Tanjung Selamat Medan

- Minggu, 13 September 2015 14:00 WIB
1.322 view
Tanggul Sungai Jebol, Banjir Rendam Rumah Warga Tanjung Selamat Medan
Medan (SIB)- Akibat tanggul Sungai Tanjung Selamat (Pantai Bokek) jebol saat hujan deras yang melanda Kota Medan sejumlah rumah warga di Kawasan Tanjung Selamat Medan Tuntungan terendam banjir, Jumat (11/9) sekira pukul 23.00 WIB.

Seorang warga yang menempati rumah di Flamboyan Island mengatakan, banjir terjadi saat hujan deras. "Komplek rumah kami terendam, ketinggian air sampai sepinggang orang dewasa," katanya, Sabtu (12/9) siang di rumahnya. Dijelaskan, saat hujan deras itu terjadi, empat tanggul yang ada di sungai tepat di belakang kompleks yang ditempatinya jebol. "Arus sungainya deras kali, terus tanggulnya jebol hingga airnya meluap ke rumah warga," jelas dia.

Lebih lanjut dia mengatakan, dengan cepat air langsung merendam sejumlah rumah diantaranya Komplek Flamboyan Island dan Griya Nusa Tiga. "Ada dua komplek yang terendam banjir. Kalau di komplek Nusa Indah hampir 200 rumah terendam," terangnya.

Sejumlah penghuni yang tak sempat lagi menyelamatkan barang-barangnya hanya bisa pasrah ketika air masuk ke rumah. "Air surut jam 4 pagi. Basah semua barang-barang saya," ujarnya.

Sementara itu, warga lainnya yang rumahnya juga terendam banjir mengatakan, banjir seperti ini sudah sering terjadi di kawasan tersebut. "Memang sudah jadi langganan disini, dua tahun sekali pasti terjadi banjir. Tahun 2011 yang lebih parah," sebut wanita bernama M Sembiring.

Dia mengaku, seringnya terjadi banjir di kawasan itu, warga komplek tersebut sudah berupaya mengajukan permohonan kepada pihak developer agar dapat memberi bantuan. "Pihak pengemban belum memberi bantuan, terpaksa kita sendiri yang membersihkan rumah kita," sebutnya.

Sementara itu, warga yang bermukim di Griya Nusa Tiga, Amka, saat musibah banjir terjadi, tidak ada menelan korban jiwa. "Gak ada korban, warga langsung menyelamatkan diri ke rumah warga lainnya yang berlantai dua, tapi barang-barang warga hampir semuanya terendam banjir," sebutnya.

Warga berharap, agar pihak developer maupun pemerintah dapat memberi bantuan dan memperbaiki tanggul yang jebol tersebut. "Takutnya nanti hujan deras lagi, bisa naik lagi airnya," tambah Amka.

Dari pantauan di lokasi, sejumlah korban banjir masih sibuk membersihkan rumahnya dari lumpur yang tersisa. (Dik-SPS, A13, Dik-AB/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru