Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 04 Maret 2026
Reses Herri Zulkarnaen Hutajulu

PSK di Medan Baru Terus Bertambah, Warga Ancam Sweeping

- Jumat, 11 Desember 2015 10:16 WIB
564 view
PSK di Medan Baru Terus Bertambah, Warga Ancam Sweeping
SIB/ Horas Pasaribu
Anggota DPRD Medan Herri Zulkarnaen Hutajulu, melaksanakan reses pribadinya yang ke III tahun 2015, Sabtu (5/12) di kediamannya Jln Sei Besitang Baru Sei Sikambing B Kec Medan Baru.
Medan (SIB)- Warga Kecamatan Medan Baru mengancam akan melakukan sweeping terhadap pekerja seks komersial (PSK) di kawasan Medan Baru. Dengan nada berteriak seorang ibu mengatakan PSK di kawasan Medan Baru akhir-akhir ini semakin bertambah marak. Mulai sore mereka sudah berdiri di sepanjang jalan, hingga tengah malam dan jumlah mereka semakin banyak.

Menurut warga, tidak pernah sekalipun ada razia PSK dari instansi berwenang. "Kami sangat khawatir, lingkungan ini akan bertambah rusak, apalagi rata-rata usia PSK itu masih belasan tahun," teriak ibu-ibu yang tidak rela keluarga mereka terancam, khususnya anak-anak di lingkungan Medan Baru.

Hal itu dikatakan Ny. Marpaung saat reses III anggota DPRD Medan Drs Herri Zulkarnaen Hutajulu MSi Sabtu (5/12) di Dapil Medan III, di Jln. Sei Besitang Baru, Sei Sikambing B Medan Baru. “Warga di sini sudah gerah melihat tingkah para PSK. "Kami sudah melapor kepada Kepling, lurah dan camat. Kalau pemerintah tidak mau turun merazia PSK, kami akan turun sendiri," ancam warga.

Seorang warga lainnya, Ny Tampubolon mengungkapkan, sekira sebulan lalu warga menangkap seorang PSK dan sempat menggunduli rambutnya dengan harapan ada efek jera. "Tetapi jumlah mereka semakin bertambah banyak," ucapnya. Sementara itu Lurah Kelurahan Sei Sikambing B Sarihuddin yang hadir mengakui PSK yang beroperasi di Kawasan Medan Baru bertambah banyak.

Kalau dulu, katanya, PSK tersebut lebih banyak beroperasi di kawasan Nibung Raya dan Gajah Mada, sekarang sudah menyebar di Medan Baru. "Di sini pun banyak juga kos-kosan. Saya dan warga di sini meminta polisi melakukan razia dan penggrebekan rumah kos-kosan secara rutin," kata lurah.

Herri Zulkarnaen yang menerima pengaduan warga menyebutkan akan segera melakukan kordinasi dengan aparat kepolisian dan Dinas Sosial Kota Medan.

Terkait ancaman warga, Herri menghimbau agar warga tidak main hakim sendiri. "Sebagai anggota komisi A yang bermitra dengan polisi akan melakukan kordinasi secepatnya dengan polisi. Kita pun akan minta Dinas Sosial pro aktif menjaring PSK-PSK ini agar jumlahnya tidak bertambah banyak," kata Herri.

Menurut Ketua Fraksi P Demokrat ini, PSK merupakan problem sosial. Jika dibiarkan akan merusak moral bangsa mulai dari remaja hingga dewasa. Penyakit sosial ini ini pun jangan dibiarkan tumbuh subur, karena dampak meluasnya mengarah pada traficking.

Saat ini DPRD Medan sedang menggodok Ranperda Traficking. Masukan dari warga ini terkait dengan PSK akan menjadi bahan masukan maupun pertimbangan dalam pasal-pasal Ranperda Traficking dalam penerapan pasal pencegahan mau pun pasal pemberian sanksi, jelas Herri. (A12/y)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru