Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 27 Oktober 2026
Pernyataan Sikap KWI dan FMKI Sumut

Peristiwa Bom Sarinah akan Pererat Kebersamaan dalam Bingkai NKRI

- Senin, 18 Januari 2016 09:55 WIB
565 view
Peristiwa Bom Sarinah akan Pererat Kebersamaan dalam Bingkai NKRI
Medan (SIB)- KWI Wilayah Sumut bersama Forum Masyarakat Katolik Indonesia (FMKI) Sumut MKI Sumut menyampaikan penyesalan yang cukup mendalam sekaligus menyampaikan belasungkawa atau peristiwa bom di kawasan Sarinah Jakarta Pusat. Hal itu disampaikan Uskup Agung Medan Mgr Dr AB Sinaga OFM Cap didampingi Ketua FMKI Sumut Parlindungan Purba SH pada rapat FMKI Sumut, Minggu (17/1) di Koki Sunda Medan.

“Ucapan duka yang sangat mendalam kepada korban yang meninggal dunia baik dari pihak kepolisian maupun masyarakat biasa. Semoga arwah mereka beristirahat dalam damai karena kerahiman Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan penghiburan. Sedangkan korban-korban yang mengalami luka berat (dalam keadaan krisis) dan luka ringan, kami turut mendoakan, semoga mereka dapat sembuh dan sehat kembali supaya bisa menjalankan tugasnya sehari-hari,” ujar Uskup Agung Medan.

KWI dan FMKI menilai, peristiwa itu sangat menyedihkan dan sangat memprihatinkan. Selain itu juga disesalkan peristiwa itu dikaitkan dengan latar belakang agama padahal agama jelas adalah sumber damai.

KWI dan FMKI juga menerima peristiwa itu dengan jiwa besar dan arif sehingga tidak perlu panik,  tidak stres dan putus asa karena itu adalah sebagai cobaan dalam keluarga.

Peristiwa itu juga jangan dianggap sebagai suatu tuduhan kepada agama tertentu apalagi Gereja Katolik di seluruh dunia menandai tahun 2016 sebagai  Tahun Kerahiman Illahi sebagai  tahun pengampunan kepada yang bersalah.

KWI dan FMKI menyampaikan apresiasi kepada aparat yang mengambil peran dan yang mengorbankan diri dalam menangani kasus tersebut.

Ketua FMKI Sumut Parlindungan Purba SH pada kesempatan itu juga mengajak seluruh elemen bangsa semakin mengeratkan tali persatuan dalam menghadapi segala bentuk ancaman yang mengintai bangsa  dan negara Indonesia. “Mari kita bahu membahu mengedepankan semangat persatuan dan kesatuan kita sebagai bangsa yang pluralis. Aksi teror dan jaringan semacam ini harus memberi semangat kebersamaan kita untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa dan negara RI yang kita cintai ini,” kata Purba.

Pernyataan sikap yang disampaikan pada rapat FMKI Sumut dihadiri Uskup Agung Medan Mgr Dr AB Sinaga OFM Cap, Ketua FMKI Sumut Parlindungan Purba SH, Pastor Adi Prakoso OSC, Ketua Harian FMKI Sumut CP Nainggolan SE, Pengurus FMKI Sumut Johannes Sembiring, Timur Panjaitan, Job R Purba, Binaman Kasan, Jenny Berutu, Delphius Ginting, Jaramin Manik, Hotdiman Manik, Silvester Gultom, Benyamin Wu dan Victor Supandi.

Selain menyampaikan pernyataan sikap, pertemuan itu juga membicarakan persiapan untuk penyelenggaraan Sinode Keusukupan Agung Medan bulan September mendatang serta persiapan pembentukan FMKI Medan, Taput, Humbahas, Karo, Sergai dan Tebingtinggi. (A08/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru