Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 07 September 2026

Indahnya Cerita Hidup Kita

* Oleh : Bhikkhu Aggacitto
- Sabtu, 09 Mei 2015 19:14 WIB
1.017 view
Indahnya Cerita Hidup Kita
Bhikkhu Aggacitto
Ye keci osadha loke, Vijjanti vividha bahu
Dhammosadhasamam natthi, etam pivatha bhikkhavo
"Dari semua obat didunia ini, yang banyak dan beraneka jenis tidak ada satu pun yang menyamai obat dhamma. Karena itu, O…para Bhikkhu minumlah obat ini.
(Millinda Panha.335)

Namo Tassa Bhagavato Arahato Sammasambuddhassa

Sahabat tanpa terasa tahun 2015 sudah empat bulan kita jalani. Itu artinya rangkaian cerita kehidupan yang telah kita tuliskan di lembaran buku cerita perjalanan hidup semakin bertambah halamannya. Banyak hal yang tertulis di dalamnya mulai dari rasa kecewa, ketidakpuasan, kesedihan, kegembiraan, kebahagiaan, dll menjadi satu alur cerita yang membuat sebuah kenangan. Banyaknya tulisan dan rangkaian cerita yang menyenangkan akan memberikan kenangan manis yang membahagiakan, terlebih juga dapat memberikan spirit lebih bagi kehidupan yang akan dijalani. Namun banyaknya rangkaian cerita yang menyedihkan dapat pula memberikan kenangan yang menyakitkan mungkin saja akan memberikan pengaruh buruk terhadap kehidupan yang akan dijalani. Apabila direnungkan kembali jika sampai detik ini kita masih bisa tetap bertahan itu artinya kesedihan seperti apapun yang kita rasakan sebenarnya itu hanyalah bagaikan sebuah rasa pahit yang sesaat akan hilang bila kita telah menemukan rasa manis sebagai penawar. Dari sanalah sesungguhnya pengalaman hidup dapat kita peroleh dan dari sana pula guru terbaik yang mengajari tentang pelajaran kehidupan. Pengalaman merupakan buah hasil dan sebagai suatu evaluasi dari perjalanan hidup yang telah dilalui. Sumbangsihnya akan dapat memberikan pengaruh besar terhadap perubahan di dalam diri, terhadap apa yang akan dilakukan untuk menjadi lebih baik.

Sahabat, kini tiba saatnya mengisi sisa tahun 2015 dengan membuka lembaran baru dan mengganti halaman baru di buku cerita perjalanan hidup yang harus kita tuliskan dengan alur cerita yang berbeda dan lebih baik dari alur cerita sebelumnya. Tetaplah berupaya untuk menjaga kesadaran, kewaspadaan, ketenangan dan kesabaran, karena hal itu dapat membantu mengkondisikan sesuatu yang akan kita lakukan semakin lebih baik.

Utthanavato satimato sucikammassa nisammakarino sannatassa ca dhammajivino appamattassa yasobhivaddhati yang artinya seseorang yang penuh semangat dan selalu sadar, murni dalam perbuatannya serta memiliki pengendalian diri dan selalu hidup sesuai dengan dhamma, selalu menjaga kewaspadaan maka kebahagiaannya akan semakin bertambah" (Dpd. Appamada Vagga II-24).

Satu kunci sederhana dalam usaha mewujudkan kebahagiaan adalah dengan selalu mengingat prinsip Hukum Kamma yaitu "Sesuai dengan benih yang ditaburkan, demikian pula buah yang akan dipetiknya” (Samyutta Nikaya I-22). Jadi, apapun yang ingin kita dapatkan dalam alur cerita perjalanan hidup ini maka seyogialah tanamkan tekad di dalam diri untuk selalu berusaha melakukan hal-hal yang baik, agar cerita perjalanan hidup kita berakhir penuh suka cita dan biarkanlah cerita yang tidak menyenangkan itu menjadi bagian kiasan cerita. Tetaplah selalu berusaha untuk mengoptimalkan prinsip kebaikan, karena kebaikan-kebaikan yang telah dilakukan akan semakin menumbuh kembangkan dan meningkatkan kesadaran luhur, yang akan membuat kredibilitas buku cerita hidup menjadi lebih baik. Tetaplah selalu ingat nasihat tua Guru Agung Sang Bhagava, bahwa "Seseorang yang tidak gentar pada hawa dingin atau panas, gigitan langau, tahan lapar dan haus, yang bekerja dengan jujuh tanpa putus, siang dan malam, tidak melewatkan manfaat yang datang pada waktunya; ia menjadi kecintaan bagi keberuntungan. Keberuntungan niscaya meminta bertinggal dengannya” (Khuddaka Nikaya 881).

Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Saddhu…Sadhu…Sadhu… (h)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru