Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 06 September 2026

Adhitthana Dhamma

* Oleh : Bhikkhu Aggacitto
- Sabtu, 30 Mei 2015 15:48 WIB
1.509 view
Adhitthana Dhamma
Bhikkhu Aggacitto
Ye keci osadha loke, Vijjanti vividha bahu
Dhammosadhasamam natthi, etam pivatha bhikkhavo
"Dari semua obat di dunia ini, yang banyak dan beraneka jenis tidak ada satu pun yang menyamai obat dhamma. Karena itu, O…para Bhikkhu minumlah obat ini.
(Millinda Panha.335)

Namo Tassa Bhagavato Arahato Sammasambuddhassa

Sahabat tanpa terasa tahun 2015 hampir setengah tahun kita jalani, itu artinya rangkaian cerita kehidupan yang telah kita tuliskan di lembaran buku cerita perjalanan hidup semakin bertambah halamannya. Banyak hal yang tertulis di dalamnya mulai dari rasa kecewa, ketidakpuasan, kesedihan, kegembiraan, kebahagiaan, dll menjadi satu alur cerita yang membuat sebuah kenangan. Banyaknya tulisan dan rangkaian cerita yang menyenangkan akan memberikan kenangan manis yang membahagiakan, terlebih juga dapat memberikan spirit lebih bagi kehidupan yang akan dijalani. Banyaknya rangkaian cerita yang menyedihkan dapat pula memberikan kenangan yang menyakitkan mungkin saja akan memberikan pengaruh buruk terhadap kehidupan yang akan dijalani. Apabila direnungkan kembali jika sampai detik ini kita masih bisa tetap bertahan itu artinya kesedihan seperti apapun yang kita rasakan sebenarnya itu hanyalah bagaikan sebuah rasa pahit yang sesaat akan hilang bila kita telah menemukan rasa manis sebagai penawar rasa pahit itu. Dari sanalah sesungguhnya pengalaman hidup dapat kita peroleh dan dari sana pula guru terbaik yang mengajari tentang pelajaran kehidupan. Pengalaman merupakan buah hasil dan sebagai suatu evaluasi dari perjalanan hidup yang telah dilalui. Sumbangsihnya akan dapat memberikan pengaruh besar terhadap perubahan di dalam diri, terhadap apa yang akan dilakukan untuk menjadi lebih baik.

Sahabat, kini tiba saatnya mengisi sisa tahun 2015 dengan membuka lembaran baru di buku cerita perjalanan hidup yang harus kita tuliskan dengan alur cerita yang berbeda dan lebih baik dari alur cerita sebelumnya. Tetaplah berupaya untuk menjaga kesadaran, kewaspadaan, ketenangan dan kesabaran, karena hal itu dapat membantu mengkondisikan sesuatu apa yang akan kita lakukan sehingga semakin lebih baik.

Utthanavato satimato sucikammassa nisammakarino sannatassa ca dhammajivino appamattassa yasobhivaddhati yang artinya seseorang yang penuh semangat dan selalu sadar, murni dalam perbuatannya serta memiliki pengendalian diri dan selalu hidup sesuai dengan dhamma, selalu menjaga kewaspadaan maka kebahagiaannya akan semakin bertambah" (Dpd. Appamada Vagga II-24).

Satu kunci sederhana dalam usaha mewujudkan kebahagiaan adalah dengan selalu mengingat prinsip Hukum Kamma yaitu "Sesuai dengan benih yang ditaburkan, demikian pula buah yang akan dipetiknya (Samyutta Nikaya I-22). Jadi, apapun yang ingin kita dapatkan dalam alur cerita perjalanan hidup ini maka seyogialah tanamkan tekad di dalam diri untuk selalu berusaha melakukan hal-hal yang baik, agar cerita perjalanan hidup kita berakhir penuh sukacita dan biarkanlah cerita yang tidak menyenangkan itu menjadi bagian kiasan cerita. Tetaplah selalu berusaha untuk mengoptimalkan prinsip kebaikan, karena kebaikan-kebaikan yang telah dilakukan akan semakin menumbuh kembangkan dan meningkatkan kesadaran luhur semakin bertambah, yang akan membuat kredibilitas buku cerita hidup semakin lebih baik. Tetaplah selalu ingat nasihat tua Guru Agung Sang Bhagava, bahwa "seseorang yang tidak gentar pada hawa dingin atau panas, gigitan langau, tahan lapar dan haus, yang bekerja dengan jujur tanpa putus, siang dan malam, tidak melewatkan manfaat yang datang pada waktunya; ia menjadi kecintaan bagi keberuntungan. Keberuntungan niscaya meminta tinggal dengannya (Khuddaka Nikaya 881).

Sabbe Satta Bhavantu Sukhitatta
Saddhu…Sadhu…Sadhu…(r)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru