Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 06 September 2026

Tuah dari Yang Tua

* oleh :Upa. Madyamiko Gunarko Hartoyo
- Sabtu, 16 Januari 2016 15:43 WIB
764 view
Tuah dari Yang Tua
Kini kita banyak menyaksikan perubahan sikap generasi muda dalam menghormati orang yang lebih tua. Tidak sedikit dapat dilihat di jalan, pasar dan tempat keramaian lain banyak orang tua terlantar harus mengais rezeki di tengah keramaian saat usia mereka yang memerlukan lebih banyak istirahat. Panti jompo tidak hanya merawat orang tua yang tidak memiliki sanak keluarga, namun fasilitas VIP dengan biaya yang lebih mahal untuk anak yang ingin menitipkan orang tuanya sering penuh. Di dalam transportasi dan fasilitas umun jarang kita dapat melihat perhatian anak muda untuk mendahulukan orang yang lebih tua mendapatkan  kesempatan lebih baik. Orang tua tidak lagi ditempatkan dalam tempat yang layak untuk memberikan bimbingan, arahan dan panutan.

 Saat ini sering dijumpai anak-anak yang tidak memperdulikan kebahagiaan, dan kesehatan orangtuanya. Anak anak tidak mempedulikan apakah orangtuanya tidak menderita panas atau dingin, lapar atau haus dan juga tidak peduli apakah orangtuanya dapat tidur nyenyak dan beristirahat dengan tenang.  Anak muda sekarang jarang melayani orangtuanya dengan baik dan  memperhatikan kesusahan orangtuanya, serta tidak pernah mengetahui bahwa orangtuanya sering menangis, meratap, dan berkeluh kesah di balik ketegaran mereka.

Dalam Manggala Sutta disebutkan salah satu petanda baik/ berkah adalah menghormati orang yang lebih tua. Yang paling jelas mengacu pada hukum karma , kita akan memetik hasil terhadap apa yang kita lakukan. Jika kita memperlakukan orang tua dengan baik, kita telah memberikan pengaruh baik kepada anak, saudara dan lingkungan kita sehingga mereka akan melakukan hal yang sama kepada orang tua mereka dan memberikan pengaruh lanjut bagi lingkungannya.

Secara logis, sangatlah tidak tepat bagi seseorang tidak menghormati orang yang lebih tua. Orang yang lebih tua memiliki banyak pengalaman dan pengetahuan hidup yang pantas dihargai sebagai sumber ilmu, pengetahuan untuk melangkah dengan baik dalam mengarungi arus kehidupan. Dengan menghormati mereka yang lebih tua, secara tidak langsung membuka diri dan pikiran kita untuk dapat belajar dari mereka. Pengalaman kehidupan yang telah mereka jalani sangat mahal harganya, kesalahan dalam kehidupan dapat menjadi peringatan dini bagi kita agar tidak menjalani hal yang sama. Sikap tidak menghormati orang yang tua bermakna kita harus menjalankan kehidupan tanpa panutan dari yang lebih tua.

Bahkan sikap tidak menghormati orang yang lebih tua telah menyelimuti banyak sisi kehidupan masa kini. Para guru sebagai sumber ilmu tidak ditempatkan sebagai sosok yang dihormati, bahkan tidak jarang guru dijahili dan tidak didengar bimbingannya. Bisa dibayangkan bagaimana seseorang dapat berkembang tanpa mau belajar dengan baik dari seorang guru. Hal yang sama juga terjadi di lingkungan, anak muda saat ini kurang peduli pada tata susila sebagai norma dasar yang diturunkan  dari para orang tua.

Mereka yang tidak menghormati orang yang lebih tua sebenarnya telah menghilangkan kesempatan untuk meraih sesuatu berkah  yang lebih baik sebagaimana diuraikan Sang Budha dalam Dhammapada berikut :

Ia yang selalu menghormati dan menghargai orang yang lebih tua, kelak akan memperoleh empat hal, umur panjang, kecantikan, kebahagiaan, dan kekuatan.

Dhammapada 109
Dengan menghormati orang yang lebih tua, kita akan mendapatkan pengetahuan dan pengalaman tentang hal buruk yang perlu dihindarkan seperti makanan, pola hidup, tata tingkah laku dan banyak hal lainnya yang akan membimbing kita terhindar dari resiko pendek umur. Makanan yang sehat, pola hidup yang sehat, tingkah laku yang baik menghindarkan kita dari resiko kematian di usia muda.

Orang yang lebih tua di keluarga dan lingkungan kita tentu dapat menjadi kekuatan bagi kita menghadapi beragam jenis rintangan hidup. Mereka telah merasakan asam garam kehidupan yang dapat dibagikan kepada kita tanpa kita harus membayar mahal untuk merasakannya. Mereka juga dapat menjadi sumber bimbingan untuk membangun kekuatan yang lebih besar bagi kita.

Dan yang paling penting, dengan menghormati orang yang lebih tua kita telah menciptakan kehidupan yang lebih bahagia. Kita telah mengajarkan anak, saudara dan keluarga untuk menghormati orang yang lebih tua sehingga kita akan bahagia telah terhindar dari pahitnya rasa tidak hormat anak kepada orang tuanya di keluarga dekat kita. Kita tidak perlu khawatir tidak ada yang merawat saat sakit dan tua dan mendapat kebahagiaan dengan berkat dukungan dari lingkungan positif yang telah tercipta. (l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru