Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

PGSI Sumut Minta Pemko Medan Perhatikan Sarana Olahraga

- Rabu, 27 April 2016 12:04 WIB
331 view
PGSI Sumut Minta Pemko Medan Perhatikan Sarana Olahraga
SIB/Dok
Ketum PGSI Sumut Rajamin Sirait SE bersama unsur kepengurusan saat beraudiensi ke Kantor Wali Kota Medan, Selasa (26/4).)
Medan (SIB)- Ketua Pengprov Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Sumut Rajamin Sirait menegaskan Medan mempunyai daya tarik besar karena selain ramah, kuliner yang komplit, juga kawasan yang strategis. Melalui olahraga, daya tarik Kota Medan akan semakin besar. Olahraga terbukti bisa menghasilkan PAD bagi daerah, selain perannya untuk prestasi dan kesehatan.

Rajamin pun meminta Pemko Medan punya proyek besar untuk sarana olahraga. Karena Medan sebagai kota terbesar ketiga di Indonesia, sudah jauh tertinggal dari daerah lainnya.

"Kami mau mengajak pemerintah sekarang lebih responsif terhadap olahraga. Karena olahraga mengajarkan  sportifitas, pengendalian diri, lebih tenang dan lebih sehat," ucapnya saat beraudiensi ke Kantor Wali Kota Medan, Selasa (26/4) pagi.

Di sisi lain, pemerintah Kota Medan memiliki mimpi dan harapan yang sama mengenai pentingnya sarana olahraga bagi atlet maupun masyarakat. Namun keterbatasan lahan membuat mimpi itu terkendala.

"Soal sarana olahraga, kita punya mimpi dan harapan yang sama. Namun untuk membangun sarana perlu lahan yang visible. Kami sedang berupaya melakukan pendataan di mana lokasi yang pas," ungkap Wakil Wali Kota Medan Ir Akhyar Nasution MSi saat menerima audiensi pengurus Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Sumut di ruang kerjanya, Selasa (26/4).

Ia memastikan kalau lahan yang luas untuk membangun sentra olahraga multi cabang tidak ada lagi. Namun pihaknya sedang melakukan pendataan lahan yang cocok untuk satu sarana olahraga.

"Pemko Medan tidak bermimpi punya GOR yang komplit. Tapi kita upaya bangun parsial," ujar Akhyar.

Begitu pun, Akhyar bicara soal sarana basket di kawasan Polonia yang tidak standar, namun peserta luar negeri tetap mau hadir ke Medan untuk ikut kejuaraan Asean (SEABA). "Walau tidak standar, mereka tetap mau hadir. Itu membuktikan Medan punya daya tarik," ujar Akhyar.

Pada PON 2016 mendatang, Sumut meloloslan sebanyak 10 pegulat, yakni Sumurung Siregar, Muqsid Rhenda, Sekda Tiberias Barus, Pebrianto S, M Husaini Barus, Efram Ginting, Faizal Irwansyah Lase, Roy Brehma, Evita Ersama dan Irmawati Sihotang. (A21/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru