Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Bintang Jaya Tahan Seri PSMS

* Derby Sumut Diwarnai Keputusan Kontroversi Wasit
- Senin, 16 Mei 2016 13:40 WIB
90 view
Medan (SIB)- Derby Sumatera Utara akhirnya berakhir seri. Gol menit akhir gelandang serang Bintang Jaya Asahan, Yusrizal Muzzaki, memupus upaya PSMS Medan membawa pulang tiga poin di Stadion Mutiara Kisaran, Minggu (15/5). Gol itu membuat kedudukan akhir 1-1 usai keduanya bertanding dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) B.

Usai laga, Manajer PSMS Freddy Hutabarat mengaku sangat kecewa dengan kepemimpinan wasit dipimpin oleh Syamsuddin Mahmud. Ia menilai wasit telah menodai laga pada turnamen ISC B tersebut. "Kami kecewa dengan wasit. Saya pikir wasit tidak fair play dalam laga ini. Pelanggaran yang tidak ada dibuat ada oleh wasit. Wasit seperti dia tidak perlu dipakai lagi karena tidak fair play," ucapnya ketika dihubungi.

Asisten pelatih PSMS, Sugiar mengatakan kemenangan yang sudah di depan mata harus kecolongan di menit-menit akhir. "Secara permainan anak-anak sudah bermain bagus dan meningkat dari laga sebelumnya. Hanya saja kami harus kecolongam di menit-menit akhir. Kemenangan di depan mata pun gagal," katanya.

Sementara Pelatih Bintang Jaya, Syahrial Efendi mengatakan hasil seri di luar targetnya yang menginginkan kemenangan. "Saya rasa hasil seri ini haram bagi kami, karena kami wajib menang di kandang. Di babak pertama kami bermain jelek tapi babak kedua akhirnya kamk bisa mengendalikan permainan," katanya.

Awal babak pertama kedua tim bermain lebih berhati-hati. PSMS mencoba mendominasi permainan. Peluang demi peluang mereka ciptakan dari sektor sayap. Sementara Bintang Jaya yang tertekan, mencoba membalas serangan lewat counter attack. Namun peluang yang mereka ciptakan belum membahayakan gawang Yuda Andhika.

Menit 31 PSMS akhirnya memecah kebuntuan lewat gelandangnya, Wilyando. Berawal dari serangan balik cepat, Wilyando yang berdiri bebas di depan gawang, menerima umpan lambung dari Imam. Tanpa penjagaan ketat, Wilyando langsung melesakkan tendangan first time. Skor berubah menjadi 1-0.
Unggul satu gol PSMS mencoba menambah keunggulan dengan mendapatkan beberapa peluang. Namun disisa waktu yang ada kedua tim tak mampu menciptakan gol hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua tensi pertandingan mulai memanas. Bermain di bawah teriknya matahari tak membuat kedua tim mengendurkan serangannya. Tak jarang juga beberapa benturan sering terjadi. Namun bola masih banyak berkutat di lini tengah.

Memasuki 10 menit jelang waktu normal usai, Bintang Jaya mendapat peluang emas lewat Rio. Rio yang berdiri bebas depan gawang menerima bola rebound setelah Yuda menepis tendangan Muzaki dari luar kotak penalti. Namun Rio gagal memanfaatkan peluang di depan mata setelah Yuda mampu menepis tendangannya.

Petaka bagi PSMS akhirnya terjadi di masa injury time. Keputusan kontroversi dari wasit memberikan hadiah tendangan bebas bagi Bintang Jaya, diprotes keras oleh PSMS. Namun wasit tak bergeming, tetap menganggap pemain PSMS, Hamzaly melakukan pelanggaran. Keputusan itu pun berbuah gol untuk tim tuan rumah, setelah Muzzaki mampu mengeksekusi bola mati tersebut menjadi gol tanpa mampu dibendung Yuda Andika di bawah mistar gawang PSMS.

Di sisa waktu, tak ada lagi gol yang tercipta. Usai wasit meniup peluit panjang, pemain PSMS nampak melakukan protes kepada sang pemimpin lapangan. Hal itu membuat pihak keamanan ikut melerai untuk menghindari terjadinya benturan. (A21/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru