Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 04 April 2026

Gaji Pemain Belum Tuntas, FIFA Hukum PSMS

- Rabu, 10 April 2019 14:24 WIB
290 view
Gaji Pemain Belum Tuntas, FIFA Hukum PSMS
Medan (SIB) -Menunggaknya gaji pemain di tim PSMS sampai ke FIFA. Tak tanggung, induk organisasi sepakbola dunia tersebut pun resmi mengeluarkan sanksi berupa pengurangan nilai tiga poin untuk PSMS.

Hal itu diketahui surat PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang ditandatangani Exco PSSI, Dirk Soplanit. Sanksi itu diberikan karena ada laporan pemain asing ke FIFA soal adanya gaji yang belum dibayar.

Namun sanksi itu berlalu untuk musim lalu, saat PSMS bermain di Liga 1 2018. Sanksi tersebut pun tak berpengaruh pada PSMS karena tim tersebut berada di dasar klasemen dengan koleksi 37 poin dikurangi menjadi 34 poin. Hal itu tak mengubah posisi PSMS di posisi 18 sehingga tetap degradasi ke Liga 2.

Sekretaris PSMS, Julius Raja mengakui soal adanya tunggakan gaji itu. Namun dia mengklaim sudah melakukan pelunasan untuk dua pemain. Tunggakan itu menurutnya terjadi pada Divisi Utama 2012/2013 saat dualisme kompetisi terjadi. Saat itu PSMS diketuai Indra Sakti Harahap.

"Ada Alberto Ramon Sosa Morel sudah kami lunasi Oktober 2018. Selain itu Moise Dario Maldonado Ovelar sudah kami lunasi Oktober juga. Berikut juga dengan biaya lawyer nya dari Paraguay Jorge Louis Galiano," ujar Julius Raja, Selasa (9/4).

Sementara satu pemain lainnya memang belum dibayar, yakni Rolon Dacak Edgar Enrique. "Ini terdaftar di Komite disiplin FIFA di mana Rolon Dacak Edgar Enrique dengan nomor sengketa 160443. Jadi ini yang dikurangi nilai tiga," jelasnya.

Pihaknya sudah berkomunikasi dengan FIFA lewat lawyernya. Namun sudah ada keterlambatan. "Kami terus komunikasi dengan lawyer pemain dari FIFA dan juga Komisi Disiplin FIFA, Wilma Riher dan Deborah Thuer. Tapi karena tidak bayar satu pemain dan sudah terlambat, maka dikenakan sanksi pengurangan nilai tiga. Selanjutnya akan dilanjutkan ke PSSI," ungkapnya.

Kasus tunggakan gaji pemain PSMS memang sudah lama terjadi. Bahkan sebelum Divisi Utama 2012/2013, PSMS juga masih berutang gaji kepada pemain di ISL 2012. Sampai saat ini gelandang Korea Selatan, Shin Hyun Joon masih berkoar-koar di media soal gajinya yang masih tertunggak dan mengaku sudah lapor ke FIFA. Bisa jadi PSMS akan mendapat tambahan hukuman jika kembali terbukti.

Dikutip dari Detiksport, sebelumnya Anggota Komite Eksekutif PSSI Dirk Soplanit menyatakan bahwa hukuman dari induk federasi sepakbola, FIFA, telah dijatuhkan. "Memang ada penalti yang diberikan oleh FIFA kepada PSMS Medan, malahan suratnya akan kami kirim ke PSMS Medan tentang hukuman itu, bahwa PSMS Medan mendapatkan pengurangan tiga poin. Jadi memang kasus ini sudah sampai ke FIFA," ujar Dirk.

"Hukumannya sudah ditetapkan dan akan kami sampaikan seluruh klub lain karena berkaitan dengan pengurangan nilai. Tapi bukan masalah serius juga karena PSMS Medan main di Liga 2, lain hal jika PSMS main di Liga 1. Kemudian hukuman dijatuhkan, mungkin PSMS bisa degradasi," katanya. (R21/d)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru