Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 23 April 2026

Peringatan 48 Tahun Perguruan Karate Kala Hitam Berjalan Sukses

Redaksi - Selasa, 21 Januari 2020 17:47 WIB
763 view
Peringatan 48 Tahun Perguruan Karate Kala Hitam Berjalan Sukses
SIB/Dok
DIABADIKAN : Para Dojo se Indonesia diabadikan bersama Ketum PB Perguruan Karate Kala Hitam, HA Ronny Simon, mewakili Kadispora Sumut, Rudy Rinaldi serta Sesepuh Perguruan Karate Kala Hitam, Dr H Rustam Effendi YS, Wakil Ketua DPRD Deli Serdang, T Amek, S
Medan (SIB)
Empat puluh delapan (48) tahun Perguruan Karate Kala Hitam menunjukkan usia yang telah matang. Perguruan karate ini tidak saja dapat dipertahankan tapi juga ditingkatkan. Baik berkembang di berbagai provinsi lainnya di Indonesia maupun prestasi para atletnya di tingkat provinsi, nasional, dan internasional.

Hal tersebut dikatakan Kadispora Sumut diwakili Rudi Rinaldi dan Sesepuh Karate Kala Hitam yang pernah menerbitkan buku sejarah Perguruan Karate Kala Hitam, Dr H Rustam Effendi saat peringatan HUT ke 48 Tahun Perguruan Karate Kala Hitam sekaligus pengukuhan Pengurus Kabupaten Karo periode 2020-2023 di Food Court Pondok Mansur, Jalan Dr Mansyur Medan, Minggu (19/1).

Sebelum peringatan ulang tahun perguruan ini juga dilaksanakan gerak jalan bersama mulai dari Pondok Mansur sampai kolam renang Selayang. Bertindak sebagai MC adalah Nadya Putri.

Menurut Rustam Effendi, perjuangan Almarhum Winta Karna selama ini tidak bisa dilupakan dalam sejarah Perguruan Karate Kala Hitam yang awalnya diperuntukkan untuk kalangan wartawan di Sumut.

Sementara Rudi Rinaldi mengakui mengetahui Perguruan Karate Kala Hitam sejak kecil. Untuk itu ia berharap dojo-dojo yang ada mampu meningkatkan prestasi karatekanya baik di tingkat regional, nasional maupun internasional.

Ketua Umum PB Perguruan Karate Kala Hitam, HA Ronny Simon menyampaikan terima kasih kepada sejumlah pengprov, pengda dan dojo Perguruan Karate Kala Hitam di Indonesia yang telah menunjukkan integritasnya pada peringatan ulang tahun Perguruan Karate Kala Hitam.

"Kami berharap pengprov, pengda dan dojo-dojo Karate Kala Hitam di Indonesia tetap membangun kekompakan dan kebersamaan serta mampu tingkatkan prestasi pada kejuaraan karate di negeri ini," harap HA Ronny Simon.

Ia mengakui bahwa Dr H Rustam Effendi merupakan saksi perjalanan sejarah Karate Kala Hitam dalam 48 tahun ini. "Itu makanya saya harus mempertahankan perguruan ini ketika ada pihak-pihak tertentu yang ingin merebutnya. Perguruan Karate Kala Hitam hanya ada satu di Indonesia," tegas Ronny Simon.

Hadir saat itu Ketua Pengprov Perguruan Karate Kala Hitam, Maha Ambia Lubis, Ketua Pengda Karo Darwin Wijaya, Ketua Pengda Dumai Agus Ignasius Agus Nugraha, Ketua Pengprov Bali Ronaldo Kid Tarigan, Dojo Pusat Godliev Halatu, Dojo Harapan Subandi, Dojo Perbaungan Effendi Mertju, Dojo Simalungun Mesman Ginting, Dojo Tembung Resmon Simare-mare, Dojo Pondok Mansur Indra Manurung, Dojo Tanjung Gusta Dedi serta Sekretaris Pengprov Yogyakarta, Junianti Sinuraya, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Deli Serdang T Amek yang juga Penasehat Pengprov Sumut, Kalam Liano SE SH SpN MKn, salah satu senior pertama Perguruan Karate Kala Hitam, Adi Subianto dan Burhan dari Medan.

Pada kesempatan itu Sekjen PB Perguruan Karate Kala Hitam, Aida Wahab SH SpN MKn membacakan SK kepengurusan Pengda Perguruan Karate Kala Hitam Karo periode 2020-2023. Selanjutnya Ketua PB Perguruan Karate Kala Hitam, HA Ronny Simon mengukuhkan Darwin Wijaya, Jenda Kuida Sembiring dan David Chen sebagai ketua, sekretaris dan bendahara.

"Setelah pengukuhan ini kami berupaya mengembangkan Perguruan Karate Kala Hitam di Kabupaten Karo sekaligus meningkatkan prestasi para karateka Kala Hitam," kata Ketua Pengda Karo, Darwin Wijaya.

Sedangkan Ketua Pengprov Yogyakarta, Hersona Bangun SH SE Ak BKP CA MAk CIA berharap Perguruan Karate Kala Hitam ke depan bisa lebih berkembang lagi, para atletnya kian berprestasi. "Selain itu kepengurusannya di Indonesia semakin kompak dan mampu berkontribusi dalam membina karakter manusia yang unggul," pungkasnya.

Pada kesempatan itu selain digelar latihan bersama dengan instruktur Maha Ambia Lubis, juga atraksi dari Dojo Karo seperti membelah riol dengan kepala serta memecahkan es dua balok es dengan tendangan dan Dojo Dumai dan Yogyakarta, memecahkan genteng dan batu bata dengan angan. (R10/f)
SHARE:
komentar
beritaTerbaru