Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 14 April 2026

Bonatua Diulosi Punguan Nainggolan Lumban Tungkup Kota Medan

* Raih Perak Sea Games Filipina
Redaksi - Rabu, 29 Januari 2020 18:03 WIB
1.282 view
Bonatua Diulosi Punguan Nainggolan Lumban Tungkup Kota Medan
Foto: SIB/Dok
FOTO BERSAMA: Bonatua Lumban Tungkup (nomor 2 dari kanan) foto bersama dengan Penasehat Punguan Nainggolan Lumban Tungkup Kota Medan, Drs Sihar Nainggolan,  Ketua Punguan Nainggolan Lumban Tungkup Kota Medan, Saut Nainggolan dan lainnya,
Medan (SIB)
Punguan Nainggolan Lumban Tungkup Kota Medan mangulosi Bonatua Lumban Tungkup, yang berhasil meraih medali perak di cabang olahraga bela diri kick boxing di ajang Sea Games 2019 di Filipina, 30 November â€" 11 Desember 2019 lalu. Keberhasilan Bonatua tersebut membuat para pengurus Nainggolan Lumban Tungkup Kota Medan merasa bangga dan amat bergembira. Karena ada keturunan Nainggolan Lumban Tungkup yang mengharumkan nama bangsa di event internasional.

Acara mangulosi itu dilakukan pada Pesta Syukuran Bona Taon Nainggolan Lumban Tungkup 2020 di kediaman Ichlas Amikus Nainggolan di Jalan Perintis Kemerdekaan No 27 Medan, Minggu (26/1).

Acara ini dihadiri Penasehat Punguan Nainggolan Lumban Tungkup Kota Medan, Drs Sihar Nainggolan, Ketua Punguan Nainggolan Lumban Tungkup Kota Medan, Saut Nainggolan, Hotman Nainggolan, Sekretaris Ir Winharto Nainggolan, Sekretaris I Valdesz Junianto Nainggolan, Sekretaris II Manahan Nainggolan, Bendahara P Matondang, dari pihak boru yang juga penasehat pengurus Drs Johnson Sibarani, Ir M. Turnip, Drs T. Banurea, P. Pandiangan serta 200-an anggota punguan Nainggolan Lumban Tungkup.

Dengan prestasi Bonatua ini, Sihar Nainggolan secara khusus memberikan tempat terhormat untuk seluruh keturunan Nainggolan Lumban Tungkup.

“Prestasi ini sangat membanggakan kami. Kalau istilah anak muda sekarang, ini bukti bahwa pomparan Nainggolan Lumban Tungkup itu bukan ‘kaleng-kaleng’. Ini baru prestasi di bidang olahraga, mungkin sebentar lagi sudah ada yang juara olimpiade matematika atau fisika,’’ ungkapnya.

Sebelum diulosi, Bonatua sempat minta doa agar sukses menjalani debut perdana di ajang tarung campuran atau yang populer dengan nama “One Pride Mixed Martial Art” (MMA) yang ditayangkan di TVOne, Sabtu (15/2) mendatang. Di arena oktagon tersebut, Bonatua akan beradu kuat dan strategi dengan petarung asal DKI Jakarta yang juga berdarah Batak, Rudy Faisal Siahaan. Atlet kelahiran 18 November 1999 ini bertekad bisa terus melaju hingga babak contender dan menghadapi pemegang sabuk juara nantinya.

Bonatua sendiri merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, Elisa Lumban Tungkup kakak perempuannya dan Salmon Lumban Tungkup, adik lelakinya.

Sejak menempuh pendidikan di SDN 1 Nainggolan, Bonatua melanjut ke SMPN 1 Nainggolan dan selanjutnya ke SMA BT Balige. “Setelah mendapat informasi Bona akan menjadi atlet kick boxing Indonesia ke Sea Games Filipina, kami sempat tak percaya.

Perasaan terharu bercampur tidak percaya, apakah ini betul atau tidak? Setelah mendengar langsung melalui telepon dari Bonatua baru kita percaya bahwa itu benar,” kata Hulman Lumban Tungkup, ayah Bonatua.

Menurut orangtua Bonatua yang tinggal di Desa Sirumahombar, Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir ini, Bona kecil hingga lulus SMA tidak pernah mengikuti latihan bela diri termasuk olahraga kick boxing. Juga menurut ibunya, Rindu Marbun, Bonatua mengenal kick boxing setelah kuliah di Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Medan (Unimed) di Jalan Pancing, Medan. (M11/d)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru