Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 13 April 2026

PSMS Butuh Dana Rp10 Miliar Hadapi Liga 2 2020

Redaksi - Jumat, 31 Januari 2020 18:22 WIB
237 view
PSMS Butuh Dana Rp10 Miliar Hadapi Liga 2 2020
Foto SIB/Christopel Naibaho
TANPA SPONSOR : Tim PSMS saat berlaga di Edy Rahmayadi Cup di Stadion Teladan beberapa waktu lalu. Para pemain masih menggunakan jersey polos tanpa sponsor dan apparel. 
Medan (SIB)
Persiapan PSMS Medan menuju Liga 2 musim 2020 belum tuntas. Selain tim belum terbentuk 100 persen, manajemen juga memerlukan dana tidak sedikit menghadapi kompetisi kasta kedua di Indonesia ini yang rencananya kickoff 13 Maret mendatang.

Manajer PSMS Mulyadi Simatupang mengatakan, jumlah anggaran yang dibutuhkan tim musim ini meningkat dari sebelumnya. Selain demi target tembus Liga 1 musim selanjutnya, setiap tahunnya nilai kontrak, dalam hal ini gaji pemain semakin tinggi.

"Musim lalu PSMS habiskan dana Rp7 miliar. Itu sudah hemat dengan target naik ke Liga 1. Tahun ini kurang lebih Rp10 miliar. Memang gaji pemain setiap tahunnya meningkat, jadi dana juga semakin banyak. Itu di luar subsidi dari operator liga. Kalau Liga 1 subsidi Rp5 miliar, sementara Liga 2 belum tahu," ungkapnya.

Pihaknya tentu harus bekerja keras mencari dana Rp10 miliar tersebut. Apalagi hingga kini belum ada sponsor yang masuk ke tim asuhan Philep Hansen tersebut. Namun pihaknya mengaku terus menggodok sejumlah sponsor yang beberapa di antaranya masih tahap negosiasi.

"Pasti PSMS butuh sponsor. Saat ini sedang dijajaki. Mungkin awal Februari sudah mulai ketahuan sponsornya siapa aja. Kita tunggu saja karena saat ini terus dijajaki," terangnya.

Meski demikian, PSMS seperti tak perlu takut untuk urusan kostum, termasuk jersey seperti musim lalu. Kini PSMS bakal punya apparel setelah AdhocApparel asal Bekasi merapat.

"Sudah masuk tapi belum deal dengan mereka (Adhoc). Mereka serius ingin masuk, sudah beberapa kali datang ke sini sejak musim lalu. Mereka sudah foto juga di sini, katanya untuk dikirim ke pimpinannya. Kita lihat nanti karena masih membandingkan dengan yang lain," pungkasnya. (R20/f)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru