Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 17 Februari 2026

Berakhir Ricuh, Prancis Singkirkan Argentina di Perempat Final

Redaksi - Minggu, 04 Agustus 2024 10:26 WIB
575 view
Berakhir Ricuh, Prancis Singkirkan Argentina di Perempat Final
Foto: Getty Images/Juan Manuel Serrano Arce
RICUH: Pemain Prancis dan Argentina terlibat ricuh usai wasit meniup peluit akhir pertandingan perempatfinal Olimpiade 2024 di Stade de Bordeaux, Bordeaux, Sabtu (3/8). Prancis menang 1-0.
Bordeaux (SIB)
Prancis kontra Argentina tersaji dalam perempatfinal Olimpiade 2024 cabang sepakbola pria. Les Bleus menang 1-0 pada laga di Nouveau Stade de Bordeaux, Sabtu (3/8/2024) dini hari WIB.


Harian SIB melansir, Prancis memimpin 1-0 di menit kelima lewat sundulan Jean-Philippe Mateta yang memanfaatkan sepak pojok dari Michael Olise. Prancis lebih tampil pasif setelah memimpin. Pasukan Thierry Henry mencoba sabar di pertahanan sendiri sambil menunggu momen serangan balik.


Argentina membuang peluang emas di menit ke-35. Dalam posisi bebas, Giuliano Simeone gagal mengarahkan bola sundulannya ke gawang Prancis.


Pasukan Javier Mascherano masih buntu dalam mencari gol. Sampai laga tuntas pun Prancis tetap memimpin 1-0.


Serangan Argentina makin meningkat di babak kedua. Meski ada beberapa percobaan, Albiceleste belum mampu mencetak gol sampai menit ke-65.


Prancis sempat memperbesar keunggulan di menit ke-84 lewat Michael Olise. Gol itu kemudian dianulir lewat tinjauan VAR karena Maghnes Akliouche lebih dulu melanggar pemain lawan.


Argentina gagal mencetak gol sampai laga tuntas. Hal ini membuat Prancis menang 1-0 dan melaju ke semifinal untuk jumpa Mesir yang mengalahkan Paraguay lewat adu penalti.

RICUH
Laga Prancis melawan Argentina memang sudah panas sejak awal. Nyanyian rasial yang dilontarkan Enzo Fernandez dan kawan-kawan saat memenangkan Copa America 2024 jadi penyebab utama. Saat itu Enzo dan kawan-kawan menyindir timnas Prancis, yang padahal jelas-jelas tidak ikut Copa America.


Terbukti hanya berselang beberapa detik setelah wasit Ilgiz Tantashev meniup peluit panjang, para pemain Prancis dan Argentina ricuh.



Para pemain yang berasal dari bangku cadangan turun ke lapangan. Tak jelas apa yang terjadi, kemudian hampir semua pemain terlibat saling dorong dan tampak ingin baku hantam. Sementara ada beberapa pemain yang mencoba untuk melerai dan memisahkan.


Lantaran berlangsung sesaat setelah laga bubar, situasi panas tersebut tertangkap jelas di kamera dan terlihat dalam tayangan televisi. Selain itu wasit pun turut memantau kejadian. Bahkan kemudian pemain Prancis Enzo Millot mendapat hukuman kartu merah.


Pelatih timnas Prancis, Thierry Henry terkejut dengan keributan. Henry mengaku tidak melihat jelas awal mula keributan tersebut berlangsung. Yang ia sadar adalah bahwa saat itu ia tengah berusaha bersalaman dengan Javier Mascherano seperti lazim yang dilakukan seusai laga.


"Saya ingin bersalaman dengan pelati lawan dan tiba-tiba saya melihat banyak hal terjadi. Saya tidak suka melihat kejadian macam ini. Hal seperti ini [keributan] tidak diperlukan," kata Thierry Henry seperti dikutip dari TSN. (**)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru