Medan (harianSIB.com)Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia
Sumut dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD)
konstruksi-nasional-indonesia/" target="_blank">Gabungan Perusahaan Konstruksi Nasional Indonesia (
Gapeksindo)
Sumut berharap pelaksanaan pembagunan
konstruksi di
Sumut minimal sama dengan di Aceh.
Khusus untuk venue yang diprioritaskan digunakan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 Aceh-Sumut, harus ada parameter dengan mengacu pada kualitas hingga nantinya dapat memacu prestasi hingga usai gelaran.
Demikian simpulan diskusi para pegiat dan pelaku konstruksi Sumut yang difasilitasi pengurus Gapeksindo Sumut dan Kadin Sumut, di Ruang Jurnalis Konstruksi di Medan, Minggu (25/8).
"Ini bentuk kepedulian Kadin dan Gapeksindo pada iven olahraga nasional serta sebagai dukungan masyarakat konstruksi khususnya di Sumut pada Pj Gubernur H Agus Fatoni, gelar Sutan Raja Pangondian Hasibuan yang berulang kali mengetengahkan data progres pembangunan venue untuk PON, yang dikatakan sesuai progres. Di mana data itu harus diuji baik dari sisi kuantitas maupun kualitasnya," sebut Erik Lumbantobing, senioren pelaku konstruksi, sebagai penggagas kegiatan.
Diskusi dengan nara sumber sejumlah pihak berkompeten, mulai dari Wakil Ketua Kadin Sumut Bidang Pekerjaan Umum dan Infrastruktur, Syamsuddin Waruwu, mantan Ketua Gapensi Sumut TM Pardede, Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kontraktor Nasional Indonesia (Gapeknas) Sumut, Ir Junjungan Pasaribu, Sekretaris Umum (Sekum) Gapeksindo Sumut, Josua Fereira Pangaribuan, Blok Gapeksindo Muda seperti Michael Huber, Christian Butarbutar, Dave Tobing, Raphael Butarbutar, Fransisco Butarbutar, Maria Vinny dan Jerry Tobing termasuk Bonifasius Lumbangaol dan pengurus Gapeksindo kabupaten/ kota se-Sumut.