Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Tim Formateur Pertina Medan Terbentuk

- Senin, 13 April 2015 11:52 WIB
682 view
Tim Formateur Pertina Medan Terbentuk
FOTO BERSAMA. Ketua Pengprov Pertina Sumut Kolonel (Inf) Ahwan Ismadi didampingi Sekretaris Edy Sibarani, mantan ketua Pertina Medan, Kapten CPM Binson Simbolon dan peserta Muskot Pertina Medan foto bersama usai menggelar Muskot di Hotel Dharma Deli M
Medan (SIB)- Tim formatur Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Medan telah terbentuk untuk mencari sosok pemimpin yang layak untuk memimpim Pertina Medan periode 2015-2019. Hasil tim formatur berdasarkan hasil Musyawarah Kota (Muskot) Pertina di Hotel Dharma Deli Medan, Sabtu (11/4).

Dibentuknya tim formatur karena masa bhakti kepengurusan Pengkot Pertina Medan periode 2012 – 2015 di bawah pimpinan Kapten CPM Binson Simbolon, berakhir 28 Pebruari 2015, berdasarkan Surat Keputusan Pengurus Provinsi (Pengprov) Pertina Sumatera Utara, Nomor : 017/PERTINA-SU/SK/II/2012.  Musyawarah Kota Pertina Medan pun mendesak untuk dilaksanakan.

Tim formatur yang terpilih berdasarkan suara terbanyak dari sasana tinju yang hadir jadi peserta muskot sebanyak 16 sasana tinju . Sebanyak 9 sasana tinju mendukung tim fomatur yang terdiri dari Poltak Simajuntak (ketua), Paustina (sekretaris) dan Tonggo Sibarani (anggota). Namun, sebanyak 7 sasana tidak setuju dan memilik walk out dari Muskot.

Poltak Simanjuntak yang terpilih menjadi Ketua tim formatur mengatakan sesuai dengan AD dan ART maka pihaknya sebagai tim formatur memiliki tugas yang berat untuk mencari figur kepemimpinan Pertina Medan untuk periode mendatang. Waktu yang diberikan selama 30 hari merupakan amanah yang diberikan peserta musyawarah dan harus jeli untuk menempatkan pimpinan nomor satu dalam cabang olahraga bela diri ini.

“Kami akan bekerja semaksimal mungkin, untuk menjaring kepemimpinan Pertina Medan yang layak dan peduli dengan perkembangan tinju di Medan. Apalagi tinju merupakan salah satu cabor yang banyak mendulang medali emas dalam setiap ajang kejuaraan tingkat daerah maupun nasional bagi atlet kota Medan. Untuk meningkatkan prestasi tinju di Medan di masa mendatang, maka hal inilah menjadi tanggungjawab kami untuk menentukan kepengurusan periode mendatang.

Sementara itu, mantan Ketua Pertina Medan Kapten CPM Binson Simbolon mengatakan agar tim formatur yang telah dibentuk mencari figur kepemimpinan Pertina Medan yang peduli dengan perkembangan tinju, memiliki wawasan yang luas, dapat mengorban waktu dan serta tanpa pamrih untuk bekerja. Intinya, perkembangan tinju ke depan harus lebih baik dari saat ini.

“Tugas yang paling utama adalah dapat meloloskan petinju sebanyak-banyak pada PON XIX di Jawa Barat, 2016 mendatang”, katanya.

Di sisi lain, Ketua Pengprov Pertina Sumut Kolonel (Inf) Ahwan Ismadi mengatakan Muskot yang dilaksanakan telah sesuai dengan AD dan ART. Masalah beda pendapat dapat Muskot itu hal biasa karena Negara kita memegang teguh asas demokrasi dan muswarah, untuk mufakat. Untuk itu, kepada tim formatur yang telah terpilih segera bekerja secepatnya untuk menentukan plihan untuk kepengurusan periode mendatang.

“Tim formatur jangan bersantai, tapi tunjukkan kinerja yang mampu untuk mengangkat prestasi tinju di Medan, tentunya dengan memilih Ketua Pertina Medan yang benar-benar mampu untuk memimpin. Apalagi beberapa kejuaraan tinju dalam tahun ini telah menanti para pengurus kota dan Kabupaten untuk mengirimkan atletnya. Medan merupakan salah satu kota yang telah banyak mengangkat prestasi para atletnya. Untuk itu, segera pilih pemimpin yang sesuai keinginan para insan tinju, yakni seorang pemimpin yang loyalitas untuk memajukan tinju di masa mendatang,” pungkasnya. (R8/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru