Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Pelatih dan Pemain PSMS Terkendala Administrasi

- Sabtu, 25 April 2015 16:31 WIB
336 view
Pelatih dan Pemain PSMS Terkendala Administrasi
Medan  (SIB)- PSMS Medan bergerak cepat menyelesaikan persoalan administrasi pelatih dan pemain yang masih tersangkut. Dalam hal ini, persoalan tersebut tertuju pada pelatih Suharto AD dan penjaga gawang.

Persoalan kiper PSMS, Guntur Pranata, adanya gugatan Martapura FC. Pihak Martapura FC mengaku, jika Guntur meminta ijin pulang ke Medan,  merawat ibunya yang sakit. Namun, belakangan diketahui, Guntur ambil bagian proses seleksi pekan lalu. "Kita tidak tahu, kalau Guntur masih terikat kontrak dengan Martapua FC, saat mengikuti seleksi," ungkap Manajer Tim, Andre Mahyar, kemarin.

Ketidaktahuan inilah yang membuat Martapura FC mengajukan keberatannya. Andre mengaku, pihaknya tak lepas tangan. Komunikasi pun dilakukan, dan merujuk pada kesepakatan kompensasi atas kontrak yang telah ditandatangani Guntur. "Kompensasi Guntur sedang disiapkan. Kami harus memenuhi apa yang telah disepakati Guntur dengan Martapura," jelas Andre.

Sedangkan persoalan Suharto AD, yakni, kompensasi yang wajib dipenuhi PSMS  kepada PS Bintang Jaya Asahan. Pelatih kepala plontos tersebut sudah menandatangani kontrak mengasuh Hardiantono dkk. Tak ayal, PSMS pun harus membayar down payment (DP), serta lainnya yang telah diterima Suharto. "Ya, persoalan Bang Harto (Suharto AD), saat ini kami sedang menyiapkan segala proses perpindahannya. Kami sudah berkomunikasi dengan Bang Erwis (Erwis Fauza Lubis, pemilik Bintang Jaya), apa saja yang harus kami selesaikan soal kepindahan Bang Harto ke PSMS," ungkap Andre. "Pasti, kompensasi itu akan kita bayar. Semua yang sudah diterima Suharto akan kita kembalikan ke Bintang Jaya," tambahnya.

Suharto dipilih menjadi pelatih kepala di PSMS berduet dengan Edi Syahputra. Hal itu membuat Bintang Jaya merana dan mempertanyakan PSMS agar membayar seluruh uang yang telah diterima Suharto berupa DP kontrak sebesar Rp20 juta, gaji dan lainnya.

Sementara itu, salah satu manajemen PSMS yang enggan disebutkan namanya mengatakan hingga sampai saat ini belum ada laporan masuknya pelatih dan pemain yang masih terikat kontrak dengan klub lain tentang tuntasnya administrasi.

Di sisi lain Sekretaris Klub Helmy Yunus mengatakan saat ini pemain yang terdaftar di PT Liga Indonesia sebanyak 19 pemain, satu pemain mengundurkan diri atas nama Novri Diansyah mengundurkan diri karena orang tuanya sakit keras. Untuk pendaftaran pemain ke Liga tidak ada masalah yang terpenting memenuhi syarat yang telah ditentukan pihak PT Liga Indonesia. Misalnya, pemain yang terikat kontrak harus menyelesaikan administrasi dengan klub asal.
“Waktu Manager Meeting semua klub Divisi Utama di Jakarta, Senin (20/4), PSMS Medan diwakili manager Ahmad Rivai Lubis dan saya sendiri. Pada intinya, para peserta manager meeting menanyakan pemain-pemain yang diambil PSMS yang masih terikat kontrak, Hal ini tidak bisa kami jawab karena tidak ada laporan pemain yang masuk menjadi skuad PSMS yang berasal dari klub lain dan masih terikat kontrak. Masalah PSMS menjadi pembicaraan yang hangat karena para klub merasa kecewa ada pemainnya diambil tanpa seiizin mereka,” pungkasnya. (R10/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru