Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

KOI : Keppres Asian Games Tidak Perlu Menunggu CEO

* Laporkan Kemajuan Persiapan Asian Games
- Kamis, 30 April 2015 08:54 WIB
349 view
KOI : Keppres Asian Games Tidak Perlu Menunggu CEO
Jakarta (SIB)- Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo mengatakan penerbitan Keputusan Presiden (Keppres) Asian Games 2018 tidak perlu menunggu ditetapkannya nama CEO yang akan memimpin persiapan Asian Games.

"Itu masalah teknis yang terpenting sekarang adalah panitia penyelenggaranya sudah ada," kata Rita di Jakarta, Rabu.

Menurut Rita, penetapan CEO bisa menyusul dengan disetujui oleh "Organizing Committee" yang ketuanya adalah Presiden Joko Widodo tetapi dengan Surat Keputusan (SK) yang lain.

"Tidak perlu dimasukkan nama-namanya di Keppres karena kalau nanti dimasukkan kemudian performanya tidak bagus, mau diganti tidak bisa karena Keppresnya juga harus diganti. Saya harap nantinya Keppres tidak berubah sampai berakhirnya Asian Games," kata Rita.

Selain itu, Rita juga menyatakan pihaknya harus melaporkan kemajuan persiapan Asian Games 2018 terhadap dewan Olympic Council of Asia (OCA) di Teheran, Iran pada 21 Mei mendatang.

"Sebelum tanggal tersebut, kami harus terlebih dahulu mengirimkan Keppres Asian Games ke sana untuk disetujui dengan "master plan" dan lain sebagainya," kata Rita.

Dengan waktu yang kurang dari sebulan itu, Rita berharap Keppres Asian Games dapat segera ditandatangani karena berpengaruh juga terhadap hal-hal yang memerlukan legalitas.

"Misalnya, peluncuran logo, kontrak dan Memorandum of Understanding (MoU). Jadi, saya harapkan dapat segera diteken, kalau bisa minggu ini," katanya.

Sampai saat ini, Keputusan Presiden (Keppres) terkait persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2018 belum diteken atau ditandatangani.
     
Indonesia ditunjuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Asian Games ke-18 setelah Vietnam mengundurkan diri karena alasan finansial.

LAPORKAN KEMAJUAN ASIAN GAMES


Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo menyatakan pihaknya harus melaporkan kemajuan persiapan Asian Games 2018 kepada dewan Olympic Council of Asia (OCA) di Teheran, Iran pada 21 Mei mendatang.

"Sebelum tanggal tersebut, kami harus terlebih dahulu mengirimkan Keppres Asian Games ke sana untuk disetujui dengan "master plan" dan lain sebagainya," kata Rita di Jakarta, Rabu.

Dengan waktu yang kurang dari sebulan itu, Rita berharap Keppres Asian Games dapat segera ditandatangani karena berpengaruh juga terhadap hal-hal yang memerlukan legalitas.

"Misalnya, launching logo, kontrak dan Memorandum of Understanding (MoU). Jadi, saya harapkan dapat segera diteken, kalau bisa minggu ini," kata Rita.
Selain itu, Rita juga mengatakan belum ditandatanganinya Keputusan Presiden (Keppres) Asian Games 2018 sampai saat ini akan berpengaruh kepada sponsor karena dana yang akan diterima semakin berkurang.

"Persiapan sponsor kan juga memerlukan waktu sehingga mereka juga butuh kepastian dari pemerintah, jadi saya harapkan bisa secepatnya," kata Rita.
Sebagai contoh, kata Rita, pembangunan athlete village (perkampungan atlet) dikhawatirkan juga tidak akan selesai untuk Asian Games nanti.

"Misalnya untuk athlete village itu 7 atau 8 tower, mungkin bisa berubah menjadi 5 tower kan tidak ada yang tahu karena yang akan menawarkan untuk membangun itu juga sudah mempunyai jangka waktu," tuturnya. (Ant/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru