Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Batal Lawan Bintang Jaya, PSMS Pilih Lawan PS Kwarta

- Kamis, 30 April 2015 09:04 WIB
295 view
Batal Lawan Bintang Jaya, PSMS Pilih Lawan PS Kwarta
Medan (SIB)- PSMS Medan tak melewatkan moment gagal tanding perdananya di Divisi Utama 2015 pada tanggal 30 April yang seyogianya menghadapi Bintang Jaya begitu saja di Stadion Teladan. Suharto AD lebih memilih tetap bermain, meskipun berstatus uji coba melawan PS Kwarta di tempat yang sama pukul 16.15 WIB.

Uji coba ini pun bukan sekadarnya saja. Punggawa Ayam Kinantan yang sudah dipersiapkan di laga perdana tersebut harus menunjukan permainan sesuai latihan. Pun demikian, Suharto tak menargetkan target menang. Performa sesuai karakater yang selama ini diarahkan yang menjadi tujuan Tambun Naibaho dkk.

"Kita menggantikan pertandingan melawan Bintang Jaya dengan uji coba melawan Kwarta. Penundaan kompetisi ini juga harus kita sesuaikan dengan program baru kita. Misalnya dengan jadwal yang belum jelas ini, di setiap minggu setidaknya kita menggelar dua kali uji coba. Kita mengemas dan menyamakannya dengan jadwal liga," kata Suharto.

 Sementara manajer tim Andry Mahyar menegaskan penundaan pertandingan perdana melawan Bintang Jaya sudah resmi "Kita sudah menerima surat resmi penundaan dari Liga. Pertandingan melawan Bintang Jaya ditunda," pungkasnya.

Penundaan kick off serta laga perdana PSMS, hari ini (30/4) di Stadion Teladan Medan, justru menjadi modal keuntungan bagi tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut. Pasalnya, tim saat ini masih dinilai kurang persiapan dan hanya terbentuk dalam waktu siang selama 2 minggu menjelang kick off Divisi Utama Liga Indonesia.

Seperti yang dipaparkan Parlin Siagian dalam classroom di mes pemain, Makodam Selasa (28/4) sore kepada pemain. Eks pemain PSMS ini turut menyampaikan visi, motivasinya. "Mental pemain datang dari luar dan dalam. Misalnya dari penonton dan suporter. Mereka harus bisa menguasai tekanan dan memanfaatkan yell-yell yang dinyanyikan. Tim ini juga harus bisa menjaga kebersamaan, jangan jadi ada provokator," bilangnya kepada pemain.

Selain itu Parlin mengingatkan bahwa sepakbola penuh peraturan. "Motivasi bermain harus tinggi dengan semangat tinggi tanpa melanggar aturan.

Fanatisme membela tim boleh, asal jangan sampai merugikan klub," pungkasnya. (Dik-CN/w)
 
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru