Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 07 April 2026

Senam Kejar Satu Emas di SEA Games 2015

- Minggu, 24 Mei 2015 17:29 WIB
202 view
Senam Kejar Satu Emas di SEA Games 2015
Jakarta (SIB)- Menatap SEA Games 2015 yang sebentar lagi akan dimulai, salah satu cabang olahraga senam terus fokus mematangkan persiapan. Di Gedung Senam Raden Inten, Jakarta Timur, para atlet senam proyeksi SEA Games menempa diri.

Di gedung itu pula, teriakan pelatih yang juga mantan atlet senam era 1900-an, Jonathan M. Sianturi, menggema seraya mengintruksikan para atletnya untuk terus berlatih.

Terbukti, ketika Jonathan menerima ajakan wawancara dari para pewarta, ia tak pernah berhenti memperhatikan atletnya. Sekali atletnya berhenti, suara lantang Jonathan langsung terdengar agar si atlet tak menghentikan pegerakannnya.

"Mereka itu mesti diteriaki dan disamperin. Kalau engga ya begitu berhenti," seloroh Jonatan.

Wajar saja ia memperlakukan atletnya sedemikian rupa. Bukan untuk memaksa tapi ia ingin atletnya bisa tampil maksimal di pertandingan nanti. Caranya dengan terus menyempurnakan gerakan saat latihan.

"Sekarang ini persiapan sudah masuk tahap 85-90 persen, jadi sudah masuk pada tahap penyempurnaan. Iyalah apa lagi? Waktu pertandingan sudah semakin dekat," katanya.

PB Persani sendiri menyiapkan sembilan atlet yang akan mengikuti 12 nomor pertandingan. Tiga nomor untuk artistik putri, delapan nomor untuk artistik putra, dan satu nomor untuk ritmik.

Dari nomor-nomor tersebut, baik PB Persani maupun Satlak Prima sepakat menargetkan satu emas dari nomor artistic putra yaitu M. Tri Saputra, yang meraih medali serupa di SEA Games 2011.

"Tri punya pelatih sendiri dan sekarang masih di Qatar. Saat ini saya pegang atlet Roni Saputra. Di SEA Games 2011 dia meraih perak. Harapan saya tentu atlet ini minimal bisa mempertahankan medali seperti dua tahun lalu, sama seperti Tri diharapkan bisa mempertahankan prestasi waktu itu. Ya walau begitu diharapkan nomor-nomor lain juga bisa menyumbang medali," tambahnya.

Guna mengejar prestasi tersebut, Jonathan mengaku sudah mengikut sertakan atletnya pada Kejuaran Dunia di Qatar akhir Maret lalu. (detiksport/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru