Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 03 April 2026

Pengkab PBSI Tapteng akan Gelar Turnamen Bulutangkis Antar Pengkab/Pengkot Se Tapanuli dan Nias

* PBSI Tapteng akan Suguhkan Eksebisi Pemain Nasional Versus Pebulutangkis Dunia
- Senin, 25 Mei 2015 14:41 WIB
573 view
Pengkab PBSI Tapteng akan Gelar Turnamen Bulutangkis Antar Pengkab/Pengkot Se Tapanuli dan Nias
SIB/Helman Tambunan, SH
Beberapa atlet tengah asyik bermain bulutangkis dalam rangka persiapan mengikuti kejuaraan Bulutangkis Bupati Tapteng Cup 2015 se Tapanuli dan Nias.
Tapteng (SIB)- Guna memajukan olahraga bulutangkis sekaligus untuk mencari bibit-bibit pemain berbakat dari Tapanuli Tengah (Tapteng) dan kabupaten/kota lainnya di kawasan Tapanuli hingga Kepulauan Nias, Pengurus Kabupatan (Pengkab) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Tapteng akan menggelar event bergengsi berupa Kejuaraan Bulutangkis Bupati Tapteng Cup 2015 se Tapanuli dan Nias yang akan berlangsung di GOR Serbaguna Pandan, mulai tanggal, 10-14 Juni 2015.

Walau bertajuk kejuaraan umum, namun menurut Ketua Panitia Kejuaraan, Puspa Aladin Sibuea SH didampingi Sekretarisnya, Misnan SE, para peserta yang diperbolehkan mengikuti kejuaraan yang akan memperebutkan Trophy Bergilir Bupati Tapteng ditambah uang pembinaan ini adalah para pebulutangkis yang memperoleh rekomendasi dari Pengurus Kabupaten (Pengkab) atau Pengurus Kota (Pengkot) PBSI yang berada di kawasan Tapanuli hingga Nias.

Mengenai system dan aturan, lanjutnya, PBSI akan melaksanakan pertandingan sesuai standar internasional. Apalagi, pada akhir kejuaraan, sebagai hiburan sekaligus bahan pembelajaran bagi seluruh atlet maupun pecinta bulutangkis, panitia berencana akan melangsungkan pertandingan eksebisi antara pebulutangkis nasional Indonesia melawan salah seorang pebulutangkis dunia asal luar negeri.

“Mengenai siapa pebulutangkis nasional dan pebulutangkis dunia dari luar negeri yang akan kita pertandingkan, itu masih rahasia dan akan menjadi kejutan nantinya, yang pasti tidak akan mengecewakan. Sedangkan aturan, kita akan laksanakan sesuai standar internasional, baik system penilaian point maupun klasemen di tiap kategori,” tuturnya yang mengaku bahwa kejuaraan tersebut sudah mendapat restu dari Pengprov PBSI Sumut.

Misnan SE, yang juga merupakan Sekretaris Pengkab PBSI Tapteng menambahkan, dirinya berharap kepada seluruh Pengkab/Pengko PBSI se Tapanuli dan Nias supaya bersedia mengikutsertakan atlet-atlet bulutangkis terbaiknya untuk mengikuti kejuaraan terbesar yang baru pertama kalinya digelar di Tapteng itu. Karena menurutnya, ajang ini diharapkan akan dapat menjadi tolok ukur pembinaan atlet-atlet bulutangkis di kawasan Tapanuli dan Nias.

“Ajang ini sangat berguna selain untuk silaturahmi antar pengurus dan atlet, juga sekaligus bisa menjadi tolok ukur bagi pembinaan atlet-atlet bulutangkis di tiap daerah. Apalagi kita berencana akan menjadikan kejuaraan ini menjadi sebuah ajang rutin yang digelar setiap tahunnya dan menjadi agenda resmi tahunan Pengprov PBSI Sumut. Mudah-mudahan melalui ajang ini, akan lahir pebulutangkis-pebulutangkis yang nantinya akan mampu mengharumkan nama Sumut atau bahkan Indonesia di kancah dunia,” katanya seraya mengaku miris melihat atensi masyarakat di daerah terhadap olahraga bulutangkis akhir-akhir ini jauh menurun.

Ditambahkannya, kejuaraan tingkat regional seperti ini, sudah seharusnya mendapat dukungan dan semestinya dikembangkan oleh PBSI, sebagai salah satu upaya konkrit untuk menjaring pebulutangkis berbakat yang nantinya akan dibina di Pelatnas. (E05/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru