Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 29 Juni 2026

PSMS Lolos Bersyarat Harus Selesaikan Permasalahan

- Kamis, 13 Maret 2014 16:21 WIB
311 view
PSMS Lolos Bersyarat Harus Selesaikan Permasalahan
Medan (SIB)- Komdis PSSI Hinca Panjaitan mengemukakan, PSMS memiliki nama besar dan sejarah dalam sepakbola Indonesia yang saat ini dalam keadaan sakit dirawat di Ruang Gawat Darurat. Kondisi ini kata Hinca yang juga selaku  Ketua Task Force (Satgas) PSSI kepada wartawan, Rabu (12/3) di Medan semua pihak harus menyadari kondisi PSMS tersebut. “Kita harus bisa menyadari kondisi PSMS sekarang ini, bisa keluar dari UGD dan menjalani tugas bertanding di divisi utama,” sebut Hinca. PSMS lolos bersyarat terkait aspek keuangan, harus segera menyelesaikan permasalahan, tegas Hinca.

Menurut Hinca dalam kurun waktu 10 tahun belakangan ini nama PSMS tertinggal dari rekan-rekannya seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, PSM Makassar dan lainnya. Ini disebabkan kondisi sepakbola Indonesia yang terpecah-pecah.

Sekarang kata Hinca, kondisi sepakbola Indonesia sudah tenang, PSMS harus diselamatkan. Semua pihak harus turun tangan secara bersama-sama membenahi “perahu” PSMS yang masih mengalami kebocoran di sana-sini. “Nakhoda kapal hanya satu, tidak boleh dua,” tegas Hinca sambil menguraikan, PSSI mempercayakan kepada Indra Sakti menangani PSMS yang berjuluk “Ayam Kinantan”.

Maka kata Hinca, kehadirannya di Medan di hadapan wartawan bukanlah untuk berpihak tapi tujuannya ingin PSMS bisa tampil di kompetisi yang waktu hanya cukup singkat, 15 April pertarungan Divisi Utama segera diputar. Sementara tiga klub asal Sumut, Pro Duta, Kuarta dan Bintang Jaya sudah lolos verifikasi. “Mari kita satukan kebersamaan, sehingga PSMS bisa sembuh dan bisa tampil di pertandingan,” pinta Hinca.

Lebih lanjut Hinca menyebutkan, PSSI tidak mau nama PSMS hilang dari permukaan. Oleh karena ini PSSI berupaya untuk mendatangkan investor menanggulangi permasalahan dana yang sangat dibutuhkan PSMS. Namun kedatangan inverstor ini juga harus diawali dengan kondisi PSMS yang sudah aman, tidak terjadi pertikaian. “Keadaan ini yang harus bisa disadari oleh insan-insan sepakbola di Medan, sehingga kehadiran investor bisa berjalan dengan baik dan PSMS benar-benar bisa keluar dari UGD,” sebut Hinca.

Menurut Hinca bila kebersamaan tidak bisa terbangun, PSMS akan jatuh ke jurang yang lebih dalam dan bukan tidak mungkin nama PSMS akan terpuruk. “Coba lihat sekarang, kiblat sepakbola berada di Arema Malang. Dulu nama Medan sangat indentik dengan PSMS,” ungkapnya.

Maka dimintakannya, angin segar dari PSSI kepada Indra Sakti harus bisa dimanfaatkannya merangkul semua pihak, menyelesaikan permasalahan dan PSMS bisa bertarung di kompetisi.

Secara terpisah Indra Sakti menyatakan, tidak merasa bangga dengan pernyataan Hinca tersebut. Malah diakuinya, beban berat bagi dirinya menyelesaikan permasalahan. “Saya tidak berambisi memegang PSMS, tapi saya menyadari tanggungjawab ini harus dirangkul semua pihak,” tegas Indra.

Ditegaskannya, ia mempunyai prinsip bagaimana PSMS bisa bertanding di kompetisi. “Mari kita bersama-sama membangun PSMS ikut bertanding di kompetisi,” harap Indra. (R10/f)


Simak berita lainnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB). Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap hari pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru