Danrem 023 KS Tinjau Pembangunan Sumber Air Warga di Desa Aloban Bair
Tapteng(harianSIB.com)Pascabencana di Tapteng seluruh sumber air rusak parah akibat terjangan reruntuhan longsor dan banjir bandang tahun 20
Medan (harianSIB.com)
Digitalisasi merangkul semua sektor. Tanpa terkecuali. Kehadirannya kerap dibicarakan dalam bingkai besar, layaknya start up maupun teknologi berbasis aplikasi dari segi ekonomi digital.
Padahal jauh dari itu, ada banyak contoh yang begitu nyata. Di setiap daerah, termasuk di Sumatera Utara, pilihan terdekatnya terletak pada akar rumput. Salah satunya sepak bola.
Bicara sepak bola, tentu bicara sport industry. Di Sumut, klub PSMS Medan sebagai daya tarik. Bukan lagi sekedar klub olahraga, tapi sudah jadi penggerak ekonomi. Ekosistem olahraga terbangun di sana. PSMS sebagai ikon daerah, menjelma sebagai medium efektif dalam membangun digitalisasi UMKM.
PSMS punya sejarah panjang di kancah sepak bola nasional. Klub ini begitu dicintai. Bukan hanya di Medan, sampai Sumut. Penggilanya juga hadir di segala penjuru negeri. Sebab, perantau ada di mana-mana.
Baca Juga:
Di sini letak strategisnya. PSMS sebagai simbol kebanggaan daerah, barang tentu punya potensi ekonomi yang nyata. Kehadiran store resmi PSMS mampu menciptakan ekosistem olahraga yang sehat, bila dikelola dengan baik.
Sepak bola bukan lagi sekedar bermain di lapangan, dan menang kalah, tapi menjelma jadi ruang ekonomi kreatif. UMKM lokal juga hidup.
Potensi inilah yang patut dikembangkan dengan baik dan penuh sistematis. Terutama di era digitalisasi UMKM seperti ini. Persoalannya tentu tidak sedikit. Di samping butuh biaya yang tidak sedikit, juga menentukan pasar dan cara memasarkan serta adaptasi teknologi digital, termasuk untuk pembayaran. Ini jadi tantangannya. Dan bicara hal tersebut di Sumut, tentu Bank Sumut jawabannya.
Dukungan Bank Sumut terhadap olahraga, terutama PSMS sudah berjalan lama. Di klub kebanggaan Sumut itu, Bank Sumut hadir sebagai sponshorship resmi. Sejak 2020 hingga saat ini, nama: Bank Sumut muncul di jersey tim. Bahkan di dua musim terakhir, tulisannya berubah menjadi "Sumut Mobile".
Sinergi yang terus dibangun ini menciptakan ruang positif untuk banyak hal. Posisi Bank Sumut sebagai bank daerah menguatkan potensi ekonomi lokal. Hubungannya bukan lagi sponshorship, justru kolaborasi yang lebih dalam lewat UMKM yang dibangun, PSMS store.
Baca Juga:
Bank Sumut dapat berperan dalam mempercepat digitalisasi UMKM, khususnya dalam aspek transaksi, pembiayaan, dan inklusi keuangan.
Semuanya jadi lebih sistematis dan transparan berkat Bank Sumut. Lewat aplikasi Sumut Mobile dari Bank Sumut, memudahkan nasabah melakukan berbagai transaksi perbankan secara aman dan praktis melalui smartphone. Teknologi ini hadir mempercepat gerak ekonomi dan transparansi keuangan.
Ketika UMKM mitra PSMS mulai menggunakan sistem pembayaran non-tunai, termasuk QRIS dan layanan perbankan digital, mereka sesungguhnya sedang naik level dalam pengelolaan usaha. Transaksi tertib, transparan, dan akses ke layanan perbankan semakin terbuka. Bank Sumut, hadir untuk itu. Menjawab kebutuhan UMKM dan konsumen, dengan sistem keuangan modern.
Ini jadi bukti digitalisasi bisa beroperasi di sektor akar rumput, terutama sepak bola. Di mana hampir seluruh rakyat indonesia menonton sepak bola. Sumut adalah gudangnya atlet, gudangnya suporter, mereka sangat maniak akan sepak bola. Basis suporter ada di mana-mana. Ini modal positif untuk membangun ekosistem sepak bola lewat merchandise.
Setiap kali PSMS bermain. Stadion Utama Sumut selalu disesaki penonton dari segala penjuru. Banyak dari luar Medan. Store PSMS yang berdiri di luar stadion setiap kali ada laga kandang, menjadi spot favorit bagi siapa saja yang datang. Mulai dari membeli jersey, kaos, syal, topi dan merchandise lainnya.
Tentunya kegiatan ekonomi mulai dari produksi hingga distribusi berjalan sesuai trek. Digitalisasi dari Bank Sumut juga memudahkan semuanya menjadi lebih efektif. Dengan dukungan sistem pembayaran digital dan akses permodalan, UMKM pun berpeluang naik kelas. Identitas lokal pun semakin dikenal.
Baca Juga:
Kontribusi Bank Sumut terbukti, bisa membangun kolaborasi dan sinergi dengan ikon Sumut, seperti klub sepak bola PSMS.
Sepak bola sebagai sport industry, bisa dikelola dengan baik, akan berdampak pada ekonomi daerah itu sendiri.
UMKM jelas hidup, lapangan kerja terbuka. Sektor pariwisata juga terimbas positif. Mengingat PSMS ini ikon sumut di kancah nasional
Peran Bank Sumut cukup vital. Bank Sumut bukan hanya sebagai layanan digitalisasi keuangan, tapi ikut membantu membangun perekonomian daerah. Dukungan yang diberikan jadi bukti, perannya sangat kuat. Bagaimana PSMS bukan hanya kuat di lapangan, tapi juga bisa menjadi kekuatan sektor ekonomi daerah.
Ketika klub olahraga, UMKM, dan bank daerah berada dalam satu ekosistem, tercipta hubungan saling menguatkan. Sepak bola menyediakan daya tarik dan pasar, UMKM menghadirkan produk dan kreativitas, sementara bank daerah memastikan keberlanjutan melalui dukungan finansial dan sistem digital.
Ini jadi contoh yang baik. Bagaimana sport industry bisa menjadi tempat yang pas untuk membangun ekonomi digital di Sumut. Sinergitas dari bank daerah memudahkan. Objeknya ada.
Dan Stadion, official store dan UMKM lokal jadi fondasi yang kokoh. Kolaborasinya begitu kuat. Identitas lokal yang dibangun oleh Bank Sumut dan PSMS juga begitu modern. Digitalisasi UMKM pun naik level meski hanya lewat sepak bola. Ekonomi berkelanjutan pun terlahir.
Baca Juga:
Dengan demikian, transformasi digital sebenarnya bukan hal yang susah diterapkan. Bukan juga soal teknologi terbarukan. Digitalisasi bisa berjalan lewat kekuatan dan UMKM lokal yang ada. Pasarnya juga banyak. Sinergi dan kolaborasi jadi yang utama. Dan di Sumut, masa depan ekonomi digital juga bisa dimulai dari sepak bola. (**)
Tapteng(harianSIB.com)Pascabencana di Tapteng seluruh sumber air rusak parah akibat terjangan reruntuhan longsor dan banjir bandang tahun 20
Tapteng(harianSIB.com)Pascabencana di Tapteng seluruh sumber air rusak parah akibat terjangan reruntuhan longsor dan banjir bandang tahun 20
Bogor(harianSIB.com)Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu bersama Wakil Bupati Mahmud Efendi Lubis menghadiri Rapat Koordinasi
Toba(harianSIB.com)Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara terus mendorong peningkatan penggunaan kontrasepsi modern dan penurunan angka ke
Medan(harianSIB.com)Johnny William Pardede, SH MHum dipercayakan dan dihunjuk Jaksa Agung menjabat Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus)
Medan(harianSIB.com)Data terbaru dari Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa Kota Gunungsitoli mencatat tingkat inflasi yang sangat tinggi
Medan (harianSIB.com)Digitalisasi merangkul semua sektor. Tanpa terkecuali. Kehadirannya kerap dibicarakan dalam bingkai besar, layaknya sta
Medan(harianSIB.com)Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan melaksanakan kegiatan Perayaan Hari Raya Thaipusam yang dirangkaikan denga
Nias(harianSIB.com)Seorang ibu hamil asal Nias, Maria Yalia Waruwu, yang sempat ditolak berangkat di Bandara Binaka Nias karena usia kehamil
Simalungun(harianSIB.com)Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar menggelar peringatan Isra Mi&039raj, Selasa (
Medan(harianSIB.com)Sebuah video viral di media sosial menyorot dugaan kejadian tidak menyenangkan yang dialami konsumen usai mengonsumsi ma
Sergai(harianSIB.com)Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Serdangbedagai (Sergai) terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan