Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 17 Februari 2026

Strategi Penguatan Ekonomi Daerah Berbasis Potensi Lokal dan Peningkatan Kualitas SDM dalam Pembangunan Wilayah yang Berkeadilan

Oleh: Benyamin Nababan SH SPd MM
Redaksi - Selasa, 17 Februari 2026 14:50 WIB
131 view
Strategi Penguatan Ekonomi Daerah Berbasis Potensi Lokal dan Peningkatan Kualitas SDM dalam Pembangunan Wilayah yang Berkeadilan
harianSIB.com/Dok
Benyamin Nababan SH SPd MM

Dalam perencanaan nasional seperti RPJMN, agenda transformasi ekonomi inklusif dan penanggulangan kemiskinan menjadi prioritas utama. Arah kebijakan pembangunan yang menekankan pembangunan dari desa, penguatan ekonomi rakyat, dan peningkatan kualitas manusia Indonesia perlu diterjemahkan secara konkret dalam dokumen RPJMD di tingkat daerah. Pemerintah daerah harus secara eksplisit memasukkan program pemberdayaan koperasi, pengembangan produk unggulan lokal, serta perluasan akses pendidikan sebagai prioritas strategis pembangunan wilayah.

Kebijakan pengadaan barang dan jasa pemerintah yang mengutamakan produk dalam negeri sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 dapat dimanfaatkan untuk memperluas pasar produk koperasi dan UMKM desa. Apabila belanja pemerintah daerah diarahkan untuk menyerap produk lokal, maka akan tercipta efek pengganda ekonomi yang signifikan. Dukungan fiskal melalui transfer ke daerah juga perlu dioptimalkan untuk pembinaan manajemen koperasi, inkubasi usaha, serta peningkatan kapasitas SDM pelaku usaha.

Pembangunan wilayah yang berkeadilan hanya dapat terwujud melalui integrasi kebijakan ekonomi dan pendidikan secara simultan. Koperasi Desa Merah Putih dapat berperan sebagai penggerak ekonomi kolektif berbasis potensi lokal, sementara Sekolah Rakyat menjadi fondasi penguatan kualitas manusia yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan konsistensi regulasi, tata kelola yang akuntabel, serta komitmen politik yang kuat di semua tingkatan pemerintahan, strategi ini berpotensi mengurangi ketimpangan antarwilayah dan memperkokoh struktur ekonomi nasional. Pembangunan yang bermakna bukan sekadar pertumbuhan statistik, melainkan hadirnya peluang yang setara bagi setiap warga untuk belajar, berkarya, dan meningkatkan kesejahteraan di wilayahnya masing-masing.(Dosen Praktisi UNITA)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Ini Penyebab RI Kurang Modal Buat Genjot Pertumbuhan Ekonomi
Kemenhub akan Bolehkan Mitra Taksi Online Tak Gabung Koperasi
Bupati Soekirman Hadiri Peringatan Hari Koperasi di Sergai
PDRB di Sumut Mencapai Rp 188,8 Triliun, Pertumbuhan Ekonomi Triwulan III 2018 Sebesar 5,43 %
Pameran Otomotif di Medan Dapat Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi
Tebingtinggi Urutan ke-2 Indeks Pembangunan dari Koperasi
komentar
beritaTerbaru