Bobby Nasution Minta DHD 45 Sumut Sinergikan Semangat Juang dengan Pembangunan
Medan(harianSIB.com)Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution meminta Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan 45 (DHD 45) Sumut te
Pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba sebagai destinasi super prioritas nasional memerlukan arah kebijakan yang terpadu dan berkelanjutan. Kawasan ini merupakan danau vulkanik terbesar di dunia sekaligus ruang hidup beragam sub-etnis Batak dengan kekayaan budaya yang khas. Keragaman tersebut meliputi Batak Toba, Karo, Simalungun, Pakpak, serta memiliki keterkaitan historis dengan Mandailing. Pembangunan yang bertumpu pada infrastruktur dan peningkatan jumlah kunjungan wisatawan belum memadai untuk menjamin keberlanjutan jangka panjang. Nilai adat dan budaya yang hidup dalam masyarakat Batak menjadi dasar penting bagi penentuan arah pengembangan kawasan. Koentjaraningrat (2009) memandang kebudayaan sebagai sistem gagasan dan tindakan yang diwariskan dalam kehidupan sosial. Nilai tersebut tidak hanya berfungsi sebagai identitas, tetapi juga menjadi sumber etika sosial yang mengatur hubungan manusia dengan sesama dan lingkungan sekitarnya.
Kebijakan pemerintah pusat dalam pengembangan kawasan Danau Toba ditopang oleh sejumlah instrumen strategis. Kehadiran Badan Pelaksana Otorita Danau Toba berfungsi mengoordinasikan percepatan pembangunan lintas sektor. Landasan hukum utama bersumber dari Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Danau Toba dan Peraturan Presiden Nomor 49 Tahun 2016 tentang Badan Otorita Pengelola Kawasan Pariwisata Danau Toba yang masih berlaku. Penguatan arah kebijakan ditopang oleh Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2016 tentang Proyek Strategis Nasional yang menempatkan Danau Toba sebagai prioritas nasional, disertai status kawasan sebagai Kawasan Strategis Nasional dalam tata ruang. Ketentuan teknis perlindungan wilayah perairan mengacu pada Peraturan Menteri PUPR Nomor 28 Tahun 2015 tentang Penetapan Garis Sempadan Sungai dan Danau yang masih digunakan sepanjang belum digantikan. Arah pengembangan destinasi berkelanjutan juga merujuk pada Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor 9 Tahun 2021 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan. Satjipto Rahardjo (2010) menempatkan hukum sebagai instrumen yang menghadirkan keadilan substantif bagi masyarakat. Kejelasan regulasi ini memberikan kepastian arah pembangunan sekaligus menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan pelestarian lingkungan.
Program pembangunan diarahkan pada penguatan ekosistem pariwisata secara menyeluruh. Aksesibilitas ditingkatkan melalui pengembangan Bandara Internasional Silangit sebagai gerbang utama wisatawan, perbaikan jalan lingkar Danau Toba, serta peningkatan sarana transportasi air. Infrastruktur ini mendorong mobilitas dan memperluas perputaran ekonomi kawasan. Penataan destinasi dilakukan melalui revitalisasi objek unggulan dan pengembangan kawasan terpadu. Riant Nugroho (2021) menekankan pentingnya kebijakan yang adaptif dan melibatkan masyarakat. Keterlibatan tersebut memperkuat rasa memiliki masyarakat terhadap pembangunan sehingga menciptakan keberlanjutan jangka panjang.
Baca Juga:Promosi pariwisata diperkuat melalui kegiatan berskala nasional dan internasional yang menampilkan tradisi Batak. Peningkatan kualitas sumber daya manusia dilakukan melalui pelatihan dan sertifikasi bagi pelaku pariwisata serta ekonomi kreatif. Produk budaya seperti tenun, kerajinan, dan kuliner tradisional dikembangkan sebagai sumber nilai ekonomi. John Howkins (2013) menempatkan kreativitas dan budaya sebagai penggerak utama ekonomi modern. Penguatan ekonomi kreatif tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga menjaga keberlanjutan warisan budaya.
Pemerintah daerah menjalankan kebijakan yang menyesuaikan karakteristik wilayah. Pengembangan desa wisata berbasis budaya menjadi strategi utama untuk memperkuat identitas kawasan. Setiap desa didorong mengembangkan potensi lokal dan menjaga kekhasan budaya sub-etnis. Penyediaan fasilitas dasar serta sarana pendukung pariwisata terus ditingkatkan. Pierre Bourdieu (2018) menegaskan bahwa modal sosial dan budaya merupakan kekuatan penting dalam membangun masyarakat. Modal tersebut menjadi fondasi dalam menciptakan kerja sama yang produktif dan berkelanjutan.
Medan(harianSIB.com)Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution meminta Dewan Harian Daerah Badan Pembudayaan Kejuangan 45 (DHD 45) Sumut te
Medan(harianSIB.com)Sikap Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution yang meninggalkan Rapat Paripurna DPRD Sumut sebelum agenda selesai, Selasa (21
Labuhanbatu(harianSIB.com)Tim Unit Reskrim Polsek Panai Hilir Polres Labuhanbatu meringkus seorang petani yang diduga terlibat peredaran Nar
Lubukpakam(harianSIB.com)Polresta Deliserdang melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait dugaan tindak pidana anak tikam ibu kandung di D
Medan(harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) sukses menggelar Panggung Budaya bertajuk Beta Tu Pulo Sibandang
Aekkanopan(harianSIB.com)Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Labuhan Batu Utara (Labura) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP
Jakarta (harianSIB.com)Pengunduran diri Perry Warjiyo dari jabatan Gubernur Bank Indonesia (BI) memicu kehatihatian pelaku pasar pada perda
Binjai (harianSIB.com)Seorang lakilaki terduga pengedar narkoba jenis sabu berinisial MYF (25), ditangkap petugas Satuan Reserse Narkoba (
Jakarta(harianSIB.com)Pemerintah mengonfirmasi Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo telah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya.
Tanjungbalai(harianSIB.com)Satresnarkoba Polres Tanjungbalai menangkap dua pria yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis sabu di wilayah
Simalungun(harianSIB.com)Pengurus Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Simalungun periode 20252030 dilantik
Medan(harianSIB.com)Malam di panggung utama Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 berubah menjadi ruang penuh nostalgia ketika Trio Ambisi