Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 31 Maret 2026

Reaktualisasi Madilog Tan Malaka Sebagai Paradigma Kritis di Era Disrupsi Digital

Oleh: Benyamin Nababan SH SPd MM
Redaksi - Selasa, 31 Maret 2026 12:24 WIB
162 view
Reaktualisasi Madilog Tan Malaka Sebagai Paradigma Kritis di Era Disrupsi Digital
harianSIB.com/Dok
Benyamin Nababan SH SPd MM.

Turnip et al. (2026) menekankan bahwa memahami Madilog membekali aktivis sosial dan politik untuk menilai kebijakan publik berdasarkan fakta. Aktivis yang memahami prinsip ini mampu membuat rekomendasi realistis dan berkelanjutan untuk pembangunan masyarakat.

Madilog juga meningkatkan kesadaran budaya. Menilai realitas sosial dan sejarah secara logis membantu masyarakat menjaga identitas budaya sambil menerima inovasi teknologi. Pemikiran ini mencegah kesalahan masa lalu dan memungkinkan strategi pembangunan yang tepat, berbasis fakta, dan tetap menghormati tradisi.

Di era digital, manfaat Madilog terlihat dalam kemampuan membedakan informasi sahih dan hoaks, memahami AI dan algoritma, serta memanfaatkan teknologi untuk produktifitas dan kegiatan sosial. Hal ini membentuk masyarakat yang rasional, kreatif, dan mampu menavigasi perubahan cepat tanpa kehilangan nilai budaya dan kemanusiaan.

Pemikiran Tan Malaka tetap relevan karena memberi panduan berpikir lintas zaman. Prinsip obyektivitas, perubahan, dan logika membantu individu menilai fenomena sosial, teknologi, dan politik, sehingga keputusan yang diambil bertanggung jawab, beradab, dan progresif. Pemikiran ini membentuk kemampuan memahami dunia digital, mengevaluasi AI, menilai dampak teknologi, dan memanfaatkan peluang inovasi secara bijak.

Implementasi prinsip Madilog dalam pendidikan, kebijakan publik, literasi digital, dan pengembangan SDM membantu membangun masyarakat yang adaptif terhadap era digital dan AI, produktif, kreatif, dan berkeadilan. Pemikiran Tan Malaka membekali manusia modern untuk berpikir rasional, mengambil keputusan berbasis bukti, dan memanfaatkan teknologi sebagai alat transformasi sosial dan ekonomi. (Penulis Dosen Praktisi UNITA).

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
DAP Aksi Sosial Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis
Marak Politik Uang, Wakil Ketua MPR: Lapangan Demokrasi Kita ˋBecekˊ
Panwascam Bandar Sosialisasi Pengawasan Pemilu
Mantan Anggota DPR Fayakhun Divonis 8 Tahun, Hak Politik Dicabut
Jelang Pemilu 2019, Banyak Elite Terjebak Politik Olok-olok
Ini Penyebab RI Kurang Modal Buat Genjot Pertumbuhan Ekonomi
komentar
beritaTerbaru