Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 23 Februari 2026

Warga Sumut Penuhi Malaysia Pasca Tahun Baru 2026, Hiasan Natal dan Imlek di Mana-mana

Oki Lenore - Rabu, 07 Januari 2026 16:03 WIB
3.181 view
Warga Sumut Penuhi Malaysia Pasca Tahun Baru 2026, Hiasan Natal dan Imlek di Mana-mana
Foto IG Boy de Fretes
Dekor Natal - Tahun Baru: WNI yang bermukim di Breda - Holland, Theresia Lewaherilla menghabiskan liburan awal tahun 2026 di Sleeping Lion Suites - Kuala Lumpur Malaysia dengna dekor Natal - Tahun Baru meriah.

Yang menarik adalah kulineran durian seperti di Chow Kit, My Boleh Boleh, Chinatown dan Durian Bros, Bukit Bintang. "Ikon baru di Kuala Lumpur adalah kulineran durian. Mereka pandai mengemas. Soal cita rasa, durian dari Sumut tidak kalah," cerita news anchor Ernst de Fretes, Rabu (7/1/2026)

Pria yang disapa Boy de Fretes itu menghabiskan Tahun Baru di Kuala Lumpur. "Dekor Christmas luar biasa meriah. Di mana-mana ada. Berukuran jumbo. Di seluruh lokasi pusat konsentrasi massa. Padahal Malaysia bukan negara yang mayoritas warganya merayakan Natal, ya," sebutnya. "Saat ini hiasan menyambut Imlek. Di sono jadi tempat pertemuan WNI. Setiap melangkah ketemu orang dari Indonesia," tambahnya.

Hal serupa diutarakan WNI yang bermukim di Breda - Holland, Theresia Lewaherilla. Setelah menghabiskan Natal di Indonesia dan ibadah di Medan, perempuan kelahiran Medan itu terbang ke Kuala Lumpur. "Di mana-mana ada Xmast Tree. Luar biasa," ujarnya.

Meski puncak keriangan pada pergantian tahun dengan ramai kembang api tapi ia menyaksikan kemeriahan lebih dari biasanya pada Sabtu (3/1) di Central Court, Pavilion Kuala Lumpur. "Ada seremoni dihadiri Perdana Menteri Datuk Seri Anwar Ibrahim. Pariwisata Malaysia dikemas dengna baik," tambah perempuan yang disapa dekat Poppy itu.

Sebagaimana diketahui, VM2026) secara resmi diluncurkan untuk meningkatkan pariwisata international dengan target 47 juta wisatawan mancanegara. Mengusung tema kebudayaan dan keberlanjutan, kampanye ini menampilkan maskot beruang matahari, logo VM2026, serta menyasar Indonesia sebagai salah satu pasar utama.

Tourism Malaysia Medan optimis bahawa jumlah kunjungan wisatawan Indonesia ke Malaysia akan terus meningkat, memandangkan pasaran Sumatera menawarkan lebih daripada 200 penerbangan langsung setiap minggu ke Malaysia dari bandar-bandar seperti Banda Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Palembang dan Batam, serta kemudahan feri dari Asahan, Dumai dan Batam yang beroperasi hampir 300 kali seminggu.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sepeda Motor Tamu Penginapan Dicuri, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Ditembak
Dr Sutarto MSi : Segera Bangun Tol Medan–Berastagi
Kunjungi SMP Negeri 021 Sigalogo, Bupati Humbahas Motivasi Para Siswa
Lokasi Judi dan Peredaran Narkoba di Desa Percut Bebas Beroperasi
Banjir di Sampali dan Bandar Khalifah, Bupati Deliserdang Ancam Pengembang
Korsleting Sepeda Motor Picu Kebakaran Rumah Warga di Seirampah
komentar
beritaTerbaru