Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 04 Mei 2026

Kemenristekdikti Anggarkan Rp2,9 Triliun untuk Bidik Misi

- Senin, 07 Maret 2016 17:27 WIB
202 view
Jakarta (SIB)-  Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) Intan Ahmad mengatakan pihaknya menganggarkan Rp2,9 triliun untuk program beasiswa Bidik Misi. "Kami menganggarkan Rp2,9 triliun untuk Bidik Misi yang diperuntukkan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang lulus seleksi Perguruan Tinggi Negeri (PTN)," ujar Intan Ahmad dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Dia menambahkan beasiswa yang menanggung biaya hidup dan biaya kuliah mahasiswa yang kurang mampu tersebut sudah dimulai sejak 2010.

Setidaknya lebih dari 46.000 telah lulus. "Saat ini yang sedang belajar ada sekitar 232.000 mahasiswa," jelas dia. Jumlah peminat dari beasiswa itu pada tahun lalu, sambung dia, mencapai 372.000. Akan tetapi yang bisa diterima hanya sekitar 62.000 mahasiswa. Ahmad berpesan kepada calon mahasiswa yang ikut dalam seleksi tersebut untuk pandai dalam memilih program studi.

Jangan hanya mengikuti tren dan memilih program studi unggulan. "Kami mengharapkan calon mahasiswa mempertimbangkan prodi yang dipilihnya," harap dia. Mengingat banyaknya calon mahasiswa kurang mampu yang tidak bisa dibiayai oleh Bidik Misi, Ahmad mengharapkan pentingnya partisipasi masyarakat untuk membantu.

"Saya selalu ingatkan pada penerima beasiswa, sekarang kalian menerima, tetapi ketika kalian lulus dan sudah menghasilkan uang, maka kalian harus bisa membantu," cetus dia. Rektor Universitas Negeri Yogyakarta, Rochmat Wahab, mengatakan calon mahasiswa kurang mampu yang tidak lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) bisa masuk melalui seleksi mandiri.

"Jadi calon mahasiswa kurang mampu bisa masuk lewat seleksi mandiri. Ada program afirmatif yang diperuntukkan bagi mahasiswa kurang mampu tetapi tidak lulus melalui SNMPTN dan SBMPTN," kata Rochmat yang juga Ketua Panitia SNMPTN dan SBMPTN itu. (Ant/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru