Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 01 Mei 2026

Mendikbud Luncurkan Program Guru Pembelajar

- Senin, 23 Mei 2016 18:19 WIB
283 view
Mendikbud Luncurkan Program Guru Pembelajar
Jakarta (SIB)- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan meluncurkan program peningkatan kompetensi guru yakni guru pembelajar.
"Kami mengenalkan program guru pembelajar.  Kami ingin dari namanya, menjelaskan program tersebut yakni tidak hanya murid yang belajar tetapi juga siswa," ujar Anies Baswedan saat peluncuran program tersebut di Jakarta, Sabtu.

Sifat pembelajar, lanjut Anies, merupakan sifat yang harus ada pada semua baik guru maupun murid.

Dalam pelaksanaan program tersebut menggunakan tiga moda yaitu moda tatap muka, moda dalam jajaring penuh, dan moda kombinasi keduanya.
Sementara materi pembelajaran moda tatap muka menggunakan modul cetak, sedangkan moda dalam jaringan menggunakan modul, lembar kerja, dan lembar informasi yang disusun dan disajikan secara digital.

"Kami semua ingin guru tidak hanya menjadi guru yang tidak mendapat belajar dari ketiga moda tersebut, tetapi juga secara mandiri."

Mantan Rektor Universitas Paramadina itu menjelaskan untuk tahap awal program tersebut diikuti 1.263 peserta. Mereka nantinya akan menjadi narasumber program guru pembelajar.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, Sumarna Surapranata menambahkan yang dipilih menjadi narasumber merupakan guru yang memiliki nilai Uji Kompetensi Guru (UKG) diatas 80, Widyaiswara dari LPMP dan PPPTK, dan dosen. 

"Peran narasumber itu sebagai hulu penyampaian materi untuk peningkatan kompetensi guru," kata lelaki yang akrab disapa dengan Pranata itu.
Program tersebut merupakan upaya peningkatan kompetensi guru yang melibatkan pemerintah sebagai partisipasi publik yang meliputi pemerintah daerah, asosiasi profesi, perguruan tinggi, dunia usaha,  dan industri.

"Para guru pembelajar diberi berbagai pelatihan oleh Kemendikbud. Nanti mereka yang akan mendampingi para guru lain di daerahnya, misalnya cara belajar secara online dengan mengambil bahan pelajaran dari website pendidikan," terang Anies.

Program Guru Pembelajar juga diikuti oleh guru-guru lain secara jarak jauh melalui Skype. Guru-guru yang belajar lewat Skype berada di 13 provinsi antara lain  Yogyakarta, Tangerang, Salatiga, Bogor, Bandung, Banyuwangi, Jakarta, Bandar Lampung, Makassar.

"Nanti diharapkan para guru pembelajar yang sudah diberi pelatihan di Jakarta bisa menyebarkan ilmunya kepada guru-guru lain di daerahnya masing-masing," ujarnya. (Ant/RoL/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru