Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Kemenristekdikti Danai 29 Proposal Penelitian Dosen Muhammadiyah

- Senin, 13 Juni 2016 17:46 WIB
325 view
Kemenristekdikti Danai 29 Proposal Penelitian Dosen Muhammadiyah
Medan (SIB)- Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) setuju mendanai 29 proposal penelitian desentralisasi dosen Muhammadiyah dengan biaya mencapai Rp1,43 miliar.

"Kita bersyukur proposal penelitian desentralisasi dan pengabdian pada masyarakat disetujui dan ditandai dengan penandatanganan kontrak antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dengan para peneliti," kata Ketua LPPM Muhammadiyah, Dr Muhammad Said Siregar, Senin (6/6) di kampus pascasarjana Jalan Denai Medan.

Dijelaskannya, sesuai pengumuman Kemenristekdikti, 28 proposal penelitian Program Penelitian Desentralisasi Dikti Tahun 2016 disetujui untuk didanai dengan jumlah anggaran Rp1,1 miliar lebih. Selain itu juga didanai satu proposal pengabdian masyarakat senilai Rp42 juta. Pada penandatanganan kontrak antara LPPM dengan para peneliti, nantinya akan dicairkan dana sebesar 70 persen dengan jumlah Rp792 juta.

Penandatanganan kontrak tersebut disaksikan Rektor UMSU, Dr Agussani MAP, Wakil Rektor I dan II yakni Dr Muhammad Arifin Gultom dan Akrim MPd sertai Sekretaris universitas, Gunawan MA dan sejumlah pengurus LPPM.

Dr Agussani MAP sangat mengapresiasi penandatanganan kontrak antara LPPM dengan para peneliti yang memenangkan hibah penelitian desentralisasi Dikti tahun 2016. Keberhasilan itu harus disyukuri dan itu telah menjadi tekad bersama.

Ada 28 proposal dan 1 pengabdian masyarakat yang memenangkan hibah. Dalam pendidikan di perguruan tinggi ada tri dharma dan ketiga tri dharma tersebut harus tetap menjadi prioritas ke depan. Selain mendapat dana hibah, universitas juga tetap mengucurkan dana untuk penelitian dan pengabdian masyarakat yang nantinya dikelola LPPM. Dia berharap lahir peneliti-peneliti baru pada masa yang akan datang. (A01/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru