Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Guru-guru Sekolah Pencawan Medan Studi Banding ke Bandung dan Bogor Tingkatkan Kualitas Pendidikan

- Senin, 13 Juni 2016 18:20 WIB
731 view
Guru-guru Sekolah Pencawan Medan Studi Banding ke Bandung dan Bogor Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Medan (SIB)- Guru-guru SMP, SMA dan SMK Pencawan Medan mengadakan studi banding ke Kota Bandung dan Bogor, Jawa Barat  guna semakin meningkatkan kualitas pendidikan di Sumut, 28 Mei lalu. Mereka  disambut meriah oleh siswa, guru dan Pemko di kedua kota Pariwisata tersebut. Kehadiran para guru Sekolah Pencawan Medan itu di Kota Bandung dan Bogor selain untuk memperkenalkan objek-objek wisata di Sumatera Utara juga memperkenalkan budaya masyarakat di Sumut yang sangat khas di Indonesia. Objek wisata yang diperkenalkan  antara lain Danau Toba, Bukit Lawang-Bahorok, Gundaling-Berastagi, Karo dan lainnya.
Studi banding itu juga  untuk mengenal objek wisata  di Jawa Barat seperti Tangkuban Perahu, Pelabuhan Ratu, Kebun Raya dan Taman Safari serta mengenal dekat kesenian juga kuliner khas Jawa Barat seperti Angklung yang telah dikenal sampai ke Eropa. Pertunjukan Angklung yang dibawakan  siswa/i SMK Swasta Wikrama Bogor sangat memukau dan menarik  perhatian guru-guru SMP, SMA dan SMK Pencawan Medan yang menyambut kedatangan mereka di Bogor.

Rombongan  Guru-guru Sekolah Pencawan Medan  disambut Kepala SMK Negeri 9 Bandung Drs Harry dan Kepala SMK Wikrama Bogor Iin Mulyani SSi serta Ketua Yayasan SMK Wikrama Ir Hj Itasia Dina Sulvianti MSi serta pejabat Dinas Pendidikan  Bandung dan Bogor. Rombongan Guru-guru Pencawan Medan itu dipimpin Restu Utama Pencawan SH MPd (Ketua Rombongan), Nila Nekodema Barus SPd (Wakil Ketua Rombongan), Viktor Siagian (Sekretaris Rombongan) dengan anggota Drs Jhon Abner Sembiring MM, Daniel Chandra Sembiring SPdk, Edwin Paris SE, Rehulina Sitepu SPd, Friska Purnama Sihombing MSi, Drs Lexmandri Tarigan, Dra Lindawati S, Sahnan Sembiring SS SPd, Dina Raviana SPd, Agustina Sinaga SE, Desnian Nababan SSos, Endang Br Karo SPd, Deviana Helena SPd dan Jerry Tarigan SKom.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil secara khusus melalui Kepala SMK N 9 Bandung Drs Harry menyampaikan salam atas kedatangan guru-guru SMP, SMA dan SMK Pencawan di Bandung dan menitip salam untuk wali kota Medan Drs T Dzulmi Eldin S MSi dengan harapan Kota Medan dan Bandung dapat menjalin kerjasama dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan.

Setiba di Medan rombongan Guru-guru Sekolah Pencawan Medan melaporkan hasil studi banding kepada Kadis Pendidikan Sumut yang diterima Kasi SMK Sagino MPd, Kamis (9/6)  di ruang kerjanya. Sagino  mengatakan,  menyambut baik dan sangat mendukung studi banding Sekolah Pencawan Medan untuk menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain guna mengetahui lebih jauh kemajuan pendidikan di Pulau Jawa maupun di luar  Jawa.

Sementara itu, Endang SPd dan Deviana Helena SPd sebagai Guru SM Pencawan Jurusan Jasa Boga mengatakan, pihaknya akan membuat kuliner baru khas Sumut guna memenuhi konsumsi wisatawan mancanegara apalagi dengan pembangunan BODT dan MEA 2016. Di SMK Wikrama Bogor kata Dra Lindawati, komunikasi antara guru dan siswa serta kepala sekolah dalam menyelesaikan masalah-masalah internal sangat komunikatif serta penuh kekeluargaan. 
Sedangkan Dina Raviana, guru SMK jurusan Tata Busana mengaku kagum dengan keterampilan siswa SMK N 9 Bandung yang sangat cekatan dan telah menghasilkan  produk yang dipasarkan di berbagai kota di Indonesia juga kepada wisatawan mancanegara. "Apa yang kami serap di Bandung dan Bogor akan kami terapkan di SMP, SMA, SMK Pencawan Medan terutama dalam hal karakter, disiplin dan sopan santun siswa terhadap guru," ujar Rehulina Sitepu. Studi banding ini akan diperuntukkan bagi seluruh guru SMP, SMA, SMK Pencawan Medan yang jadwalnya akan diatur bertahap sehingga kemajuan pendidikan di Pulau Jawa dan luar Jawa setara, ujar Drs Masty Pencawan, Ketua Yayasan Pendidikan Nasional Pencawan Medan yang selalu berfikir jauh ke depan untuk kemajuan anak bangsa ini. (r4a/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru