Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 07 Maret 2026
Bishop GMI Darwis Manurung STh MPsi

Muatan Pendidikan Usia Dini Dapat Diambil dari Pengajaran SM

- Senin, 17 Maret 2014 14:21 WIB
1.114 view
Muatan Pendidikan Usia Dini Dapat Diambil dari Pengajaran SM
PERESMIAN :Panitia Peresmian Gedung Sekolah Minggu, Pastori dan Guest House GMI Kasih Karunia Jl Hang Tuah 2 Medan, Minggu, (16/3), di antaranya ketua panitia Drs YT Sagala MSi, ketua sie dana PR Harianja SE, ketua teknik Drs R Tampubolon, sekretaris Obed
Medan (SIB)- Bishop Gereja Methodist Indonesia (GMI)  Darwis Manurung STh MPsi mengatakan, muatan pendidikan usia dini dapat diambil dari pengajaran di Sekolah Minggu (SM). Pengajaran SM berdasar pada Injil dan adab sesuai suku-puak di mana gereja itu berada hingga upaya menggali kearifan lokal yang bertumpu pada norma dan adat-istiadat masyarakat di mana berada.

Penegasan itu disampaikan pucuk pimpinan GMI tersebut dalam Peresmian Gedung Sekolah Minggu, Pastori dan Guest House GMI Kasih Karunia Jl Hang Tuah 2 Medan, Minggu, (16/3/2014). Di acara meriah yang dihibur sejumlah artis di antaranya Theresia Riama Marbun SE itu, Bishop mengatakan, untuk pemantapan SM diperlukan hal-hal mendukung  yang representatif termasuk infrastrukturnya yakni gedung dalam arti fisik yang memberi kenyamanan pada anak SM. “Warga mengatakan pendidikan anak usia dini (PAUD) diperlukan untuk mengisi kualitas edukasi tapi dalam SM justru ditanamkan kualitas kualitas spiritual dan kualitas adabnya,” tandas Bsihop Darwis Manurung sambil mengatakan deskripsikan tentang kearifan lokal pada anak usia dini mencakup pada penumbuhan kearifan lokal melalui pendidikan nilai yang mendasari perilaku anak.

Menurutnya, menanamkan kualitas spiritual dan moral, dalam hal pendidikan formal terintegrasi dalam bidang pengembangan moral-agama, sosial–emosional, bahasa dan seni. “Dalam Injil semua terangkum plus kearifan budaya lokal dalam kehidupan keseharian di lingkungan yang beradap sesuai adat-istiadat,” tandas Bishop GMI Darwis Manurung STh MSi.

Peresmian Gedung Sekolah Minggu, Pastori dan Guest House GMI Kasih Karunia ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ibu Bishop Ny Darwis Manurung dan pembukaan selubung prasasati oleh Pimpinan Distrik 2 Wil I Ds Pdt Dr Hotman Siagian MTh didampingi Ketua Panitia Drs YT Sagala MSi, Ketua Sie Dana PR Harianja SE, Ketua Teknik Drs R Tampubolon, Sekretaris Obed Damanaik, Bendahara Drs S Nainggolan, Pelaksanaan Pembangunan H Panjaitan, pimpinan jemaat Pdt TM Karokaro STh MA.

Ketua panitia Drs YT Sagala MSi melaporkan, pembangunan gedung tiga lantai yang letaknya berdampingan dengan Gereja GMI Hang Tuah menelan biaya Rp1,7 miliar dengan masa pembanugnan 2,5 tahun. Dengan diresmikannya hal terebut di atas maka kegiatan anak SM sudah dapat dipolkan di lokasi dimaksud plus memfungsikan gedung yang terintegrasi bersama. “Gedung selesai dibangun tapi panitia masih kekurangan kisaran Rp200-an juta,” tandasnya didampingi Sie Liturgis Tasya Hutapea SH, Margaretha Sirait, Hosea Silaban, Rio Hutabarat, Echa Sembiring, Sabrina Sibarani, Vanya Silalahi dan gr Ridho F Manik STh yang mengantarkan doa syafaat. (r9/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru