Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026
Rebut Hadiah Wisata ke Hongkong

Ratusan Murid SD di Medan Ikuti Lomba Mewarnai dan Mencipta Craft

- Rabu, 16 September 2015 11:46 WIB
307 view
 Ratusan Murid SD di Medan Ikuti Lomba Mewarnai dan Mencipta Craft
Medan (SIB)- Sebanyak 905 murid kelas 1-6 SD di Medan mengikuti tantangan menggambar, mewarnai sekaligus membuat kerajinan tangan (craft) menggunakan connector pen Faber Castell, Minggu (13/9), di Mall City Walk Ringroad Medan.

Bukan hanya anak, di kegiatan bertajuk "Connectorpenchallenge3" ini, orangtua juga ikut dilibatkan untuk membuat craft. Kekompakan anak dan orangtua juga menjadi penilaian bagi pihak Faber-Castell.

"Tujuannya agar terbangun kerjasama antar anak dan orangtua, juga tercipta waktu bersama atau quality family time yang berguna baik psikologi anak, karena saat ini kami juga sedang mengkampanyekan hal tersebut," kata Product Manager PT Faber-Castell International Indonesia, Richard Panelwen, didampingi Public Relation Andri Kurniawan.

Richard mengatakan, dalam event kali ini, Kota Medan dipilih menjadi kota pembuka karena antusias di Medan tidak kalah dengan daerah lainnya, seperti Jakarta. Lomba serupa juga akan dilaksanakan di 22 kota di Indonesia yang dibagi menjadi tiga wilayah pelaksanaan yakni Sumatera, Jawa dan Indonesia Timur.

"Di Medan pesertanya mencapai 905 anak ditambah 905 orangtua sehingga totalnya 1810 orang," katanya seraya menambahkan pesertanya dibagi dua kategori, yakni kelas 1-3 SD dan 4-6 SD.

Menurut dia, tiap juara pertama per kota, karyanya akan diseleksi kembali di tingkat wilayah hingga keluar juara utama per-wilayah. "Akan ada 3 juara utama dan didampingi salah satu orangtuanya, apakah ibu atau ayah. Para juara ini berhak atas hadiah utama berupa wisata ke Hongkong," katanya.

Pengamat Pendidikan Tek Jan, yang ikut menghadiri pembukaan lomba itu menambahkan, dalam banyak penelitian quality family time sangat penting bagi anak. "Yang dibutuhkan anak bukan cuma bertemu dengan orangtua setiap hari, tapi mereka butuh kata-kata pendukung, pelayanan, sentuhan fisik, waktu yang berkualitas dan hadiah. Ini 5 hal yang menjadi "tangki cinta" anak yang harus diisi,"katanya.

Dia mengatakan, etika anak ditentukan oleh keluarganya, sekolah juga lingkungannya. Selama ini, menurutnya,  banyak orangtua sibuk dengan urusan sendiri, dengan gadgetnya sendiri, anak juga diberi gadget sehingga sama-sama sibuk dengan gadget. Padahal sebenarnya yang dibutuhkan anak kedekatan secara emosional, caranya dengan bermain bersama, atau melakukan hal lain bersama.

"Saya harap event ini dapat melatih hal itu kepada keluarga Indonesia," katanya. (A11/f)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru
Pemkab Simalungun Gelar Pasar Murah

Pemkab Simalungun Gelar Pasar Murah

Simalungun(harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) menggelar pasar murah selama