Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Ketua MPR: Pendidikan Faktor Bangsa Bisa Maju

* Banyak Negara Kaya Sumber Daya Alam Tapi Tak Maju
- Rabu, 25 November 2015 15:33 WIB
306 view
Ketua MPR: Pendidikan Faktor Bangsa Bisa Maju
Jakarta (SIB)- Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Zulkifli Hasan mengingatkan berbagai pihak guna memfokuskan diri terhadap aspek pendidikan sebagai faktor yang bisa memajukan bangsa.

"Satu-satunya cara untuk maju adalah meningkatkan kualitas pendidikan manusianya," kata Zulkifli Hasan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Menurut Ketua MPR, hal tersebut terbukti dengan banyaknya negara yang memiliki banyak sumber daya alam tetapi kondisinya tetap miskin karena sumber daya manusianya dinilai tidak memadai.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, kesamaan yang dimiliki oleh negara-negara maju di seluruh dunia bukanlah karena kaya sumber daya alam, tetapi karena ada semangat berinovasi yang menciptakan nilai tambah dalam perekonomian mereka.

"Apa yang menyamakan negara-negara maju adalah semangat untuk berusaha, semangat untuk berinovasi dalam memajukan bangsanya," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla saat memberikan kuliah umum di Universitas Trisakti, Jakarta, Kamis (15/10).

Menurut dia, tidak tepat bila disebutkan bahwa negara-negara yang kaya sumber daya alam adalah kunci untuk negara-negara maju, karena banyak negara-negara di Afrika yang kaya sumber daya alam tetapi tidak maju.

Sedangkan ada sejumlah negara yang miskin sumber daya alam, tetapi menjadi negara yang maju, misalnya, negara Jepang.

Jusuf Kalla juga memahami bahwa kinerja perekonomian biasanya diukur yang paling sering adalah berdasarkan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) yang diukur berdasarkan produktivitas dan konsumsi masyarakat.

"Karena itu yang paling pokok di sini adalah produktivitasnya. Timbullah konsep yang kita sebut nilai tambah, yang berasal dari teknologi dan pendidikan atau riset. Nilai tambah membawa pendapatan yang menjadi unsur kemakmuran masyarakat," tuturnya.

Untuk itu, ujar dia, hal yang terpenting saat ini adalah bagaimana meningkatkan "enterpreunership" atau kewirausahaan dengan menekankan kepada aspek inovasi.

Inovasi, jelas Wapres, dapat diterapkan di berbagai bidang di masyarakat dan tidak hanya sebatas pada bidang teknologi.

"Contohnya Gojek yang menggabungkan transportasi ojek dengan IT (teknologi informasi), itulah inovasi karena mempermudah semua orang, bermanfaat kepada masyarakat," ujar Wapres. (Ant/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru