Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Tim Matematika Indonesia Raih Lima Medali Emas di Malaysia

* Dua Pelajar Indonesia Sabet Emas pada Olimpiade Sains Dunia
- Rabu, 16 Desember 2015 17:14 WIB
432 view
Tim Matematika Indonesia Raih Lima Medali Emas di Malaysia
Jakarta  (SIB)- Tim Indonesia untuk matematika SMP menyabet lima medali emas, enam medali perak, dan sembilan medali perunggu di ajang International Teenagers Mathematics Olympiad (ITMO) 2015 pada tanggal 10-14 Desember 2015 di Sungai Petani, Kedah, Malaysia.

"Kompetisi Internasional diikuti oleh 160 peserta yg terbagi menjadi 40 tim dari 11 negara, yakni Bulgaria, Indonesia, Khazakstan, Malaysia, Nepal, Phillipina, Rusia, Srilanka, Taiwan, Thailand, dan Vietnam," kata Direktur Pembinaan SMP Supriano saat dihubungi di Jakarta, Senin.

Para peserta mendapatkan dua tes yang meliputi individual test and team contest. Semua peserta harus berpartisipasi dalam kedua tes tersebut.

Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama mengirimkam sebanyak 15 pelajar yang berasal dari peraih medali emas, perak dan perunggu Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Nasional tahun 2015 di Palu, Sulawesi Tengah.

Mereka dibina dan diberikan pembekalan oleh Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Bogor, Jawa Barat selama 6 minggu. Mereka mendapat pelatihan secara intensif antara lain: materi matematika, pendidikan spiritual, pendidikan jasmani dan rohani, pendidikan karakter yang menekankan pada kekeluargaan, dan rekreasi, kata Supriano.

Para peserta yang memperoleh lima medali emas pada ITMO 2015 yakni untuk kategori individual test Irfan Urane Azis (SMPN 2 Depok, Jawa Barat); Hardyansel Kesuma (SMPK St. John, Banten); Valentino Dante T (SMPK Petra 3, Jawa Timur); Claudeon Reinard S. (SMP PL Domenico Savio, Jawa Tengah) dan kategori group award mendapatkan medali emas yakni Tim INA C (Irfan Urane Azis, Hardyansel Kesuma, Lucia Tirta Gunawan, Radian).

Emas Olimpiade sains dunia


Sementara itu, dua pelajar Indonesia berhasil meraih medali emas International Junior Science Olympiade (IJSO) 2015 di Daegu, Korea Selatan, pada 2-11 Desember 2015 .

Tim yang terdiri atas 12 siswa SMP itu total membawa pulang 2 medali emas, 8 medali perak dan 2 medali perunggu.

"Tim siswa Indonesia berhasil membawa nama harum bangsa Indonesia," kata Direktur Pembinaan SMP Kemendikbud Supriano di Jakarta, Minggu.

Indonesia menurunkan dua tim yang terdiri atas enam ketua, 12 pelajar dan 2 tenaga teknis.

Training Center (TC) telah dilakukan untuk menyeleksi tim indonesia dalam tiga tahap pelatihan selama 12 minggu, sedangkan peserta TC adalah para peraih medali OSN tingkat nasional 2015.

Mereka berlatih secara intensif dan mendapatkan pembekalan dari ITB dan UI.

IJSO Korea Selatan diikuti oleh 40 negara yang meliputi negara anggota IJSO dan beberapa observer, antara lain Australia, Azerbaijan, Bangladesh, Botswana, Brasil, Kamboja, Tiongkok, Kolombia, Kroasia, Siprus, Estonia, Jerman, Hong Kong, Hungaria, India, Iran, Irlandia, Kazakhstan dan Kenya.

IJSO 2015 diikuti oleh 249 siswa dari 40 negara.

Pelajar Indonesia yang meraih medali emas adalah Hilya Nadhira Imam dari SMPI Al Azhar 8, Kota Bekasi dan Ivander Jonathan Marella Waskito dari SMP Mawar Sharon Christian School, Surabaya.

Tahun 2015 ini diakui Supriano menjadi perjuangan berat bagi Indonesia terutama untuk mengungguli negara tuan rumah dan negara peringkat teratas IJSO 2014.
Medali yang diperebutkan adalah 25 emas, 50 perak dan 77 perunggu.(Ant/c)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru