Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 29 Juni 2026

Pasutri Mengaku "Disandera" Kucing

- Minggu, 03 Juli 2016 16:27 WIB
247 view
Pasutri Mengaku
Milwauke (SIB)
Kejadian aneh kembali terjadi di sebuah daerah di Milwaukee, Amerika Serikat (AS). Pasangan suami istri menelepon 911 (panggilan darurat) dan mengaku mereka sedang "disandera" kucing peliharaan mereka sendiri. Panggilan itu dilakukan karena kedua pasangan itu sudah tidak sanggup lagi mengurusi kelakuan buruk si kucing galak tersebut. Kejadian inilah yang akhirnya menyebabkan seorang perempuan dari Greenfield, Milwaukee harus menelepon layanan darurat untuk mengurusi hewan peliharaan mereka itu.

Dalam panggilan tersebut, sang istri mengaku ia sudah kehilangan akal untuk mengurus kucing bandel tersebut. Kucing itu juga disebut menyerang pemilik rumah. Kondisi tersebut diibaratkan keduanya bagaikan disandera si kucing di rumah mereka sendiri.
"Ini mungkin kedengarannya seperti sebuah pertanyaan yang agak aneh, tapi kami memiliki sebuah kucing dan saat ini, ia mulai menjadi gila. Kucing itu bahkan juga menyerang suami saya dan kami saat ini bagaikan tawanan di rumah sendiri," ujar perempuan tersebut melalui sambungan telepon, sebagaimana dilansir Unilad, Selasa (28/6).

Perempuan itu bahkan mengakui dia tidak mengetahui lagi apa yang harus dilakukan dan siapa yang harus ia panggil. Karena itu, perempuan itu  memohon kepada petugas keamanan untuk menolong mereka. Beberapa lama setelah panggilan tersebut, petugas kepolisian setempat langsung tiba di lokasi dan kucing garang itu langsung dibawa pergi untuk diamankan tempat perlindungan hewan setempat.

Berdasarkan informasi dari media lokal, pengaduan terkait hewan peliharaan bukanlah kejadian pertama kali, sebelum ini telah terjadi beberapa kali panggilan terkait hal tersebut. Insiden serupa juga pernah terjadi pada 2014 di mana kucing peliharaan sebuah keluarga juga mengamuk dan menyerang pemiliknya.

Curi Pakaian Dalam
Sekelompok burung pemangsa di Kirriemuir, Skotlandia mencuri pakaian dalam dari para perenang lokal. Menurut kelompok margasatwa setempat, pakaian-pakaian dalam itu sengaja dicuri untuk ditaruh di sarang mereka. Kelompok Angus Glens Moorland membagikan foto burung-burung tersebut dalam akun Facebook mereka. Dijelaskan, burung-burung tersebut masih melanjutkan kebiasaan merampas pakaian dalam dari sebuah tempat berenang populer di dekat sarang mereka.

Polisi hutan bernama Dave Clement mengaku menemukan sepasang layang-layang merah pada 2015 di rumahnya di Gannochy bersama celana dalam curian. Dia baru sadar pada 2016 burung-burung itu mengalihkan perhatian mereka untuk mencuri pakaian dalam.

"Tampaknya mereka akan mengambil apa pun yang berada di dekat sarang untuk meletakkan telur-telur mereka. Seseorang pasti pulang ke rumah dengan kehilangan satu pakaian dalam," kelakar Clement, seperti dimuat UPI, Sabtu (25/6).

Pencurian pakaian dalam itu berpotensi memberi manfaat untuk lebih banyak spesies burung langka tersebut. Clement menyadari adanya peningkatan anak-anak burung di dalam sarang mereka dibandingkan tahun lalu. "Tampaknya sangat sukses. Tahun lalu hanya ada dua anak burung, sekarang empat, dan tampaknya ada cukup banyak persediaan makanan bagi anak-anak itu di dalam sarang," pungkasnya. (okz/Kps/f) 
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru